Breaking News

Tour de Singkarak 2015 Dihadiri Presiden Joko Widodo

Tour de Singkarak 2015 Dihadiri Presiden Joko Widodo



Grand Launching Tour de Singkarak dibuka oleh Ketua DPD RI. Irman Gusman, Sapta Nirwandar sebaga ketua panitia dan pejabat pemda Sumatra Barat
 Irman Gusman ketua DPD RI
Sapta Nirwandar Ketua Panitia Pelaksana Tour de Singkarak 2015











Tour de Singkarak 2015 Dihadiri Presiden Joko Widodo

Jakarta, Media Investigasi
Memasuki gelaran tahun ke 7, Tour de Singkarak 2015, makin mendunia dan konon Event nasional  yang digagas Pemda Sumatra Barat itu, salah satu balap sepeda 5 besar terbaik dunia. Dengan pengakuan dunia tersebut, sudah selayaknya Presiden Jokowi  hadir di garis finish Tour de Singkarak, Padang pada etape ke-11, Minggu (11/10) untuk menyambut para peserta sekaligus menutup acara. 
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPD RI, Irman Gusman saat Grand Launching Tour de Singkarak 2015 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (20/9) malam.     Bercerita, kala sedang dalam perjalanan pulang naik pesawat dari Sail Tomini 2015 di Palu, dirinya dipanggil presiden.
"Beliau bilang mau datang ke Sumbar pas Idul Adha, tanggal 23 karena kebanyakan di sana tanggal segitu dirayakannya. Saya bilang, saat Tour de Singkarak saja Pak, karena itu adalah event balap sepeda internasional dan pesta budaya masyarakat," ungkap Irman. 

Apalagi, kata Irman menambahkan. Dirinya menjelaskan soal Tour de Singkarak yang merupakan ikon dari Sumatera Barat dan membandingkannya dengan Tour de France. Hal itu membuat presiden penasaran dan tak lama mengiyakannya.
"Saya katakan pada Bapak Presiden kalau Tour de Singkarak itu Tour de France-nya Sumatera Barat dan sudah jadi nomor 5 event balap sepeda terbaik di dunia. Sudah 6 kali diadakan dan ikonnya Sumatera Barat. Insya Allah terkabul, beliau akan datang," paparnya.
Presiden Joko Widodo akan datang ke Tour de Singkarak 2015 pada tanggal 10 dan 11 Oktober 2015. Hari pertamanya bertemu dan bertukar pikiran dengan pejabat setempat, lalu hari kedua ikut dalam acara penutupan Tour de Singkarak.
Tour de Singkarak 2015 memiliki 9 etape sepanjang 1.300 kilometer. Ajang balap sepeda yang digelar pada 3-11 Oktober 2015 ini akan membawa para peserta balap sepeda dari seluruh penjuru dunia menjelajahi keindahan alam serta aneka kuliner dan juga budaya khas Sumatera Barat. Sebanyak 25 tim akan turut serta dengan total hadiah mencapai Rp 2,4 miliar. 
Pembalap dari dalam dan luar negeri  akan menempuh jarak 1.341,5 kilometer dengan sembilan etape pada 3-11 Oktober 2015. Mereka melewati 18 kabupaten/kota di Sumatera Barat.
"Tour de Singkarak tahun ini lebih menantang. Apalagi 24 tim itu berasal dari 36 negara," ujar Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata Raseno Arya, Senin, 14 September 2015.
Ajang Tour De Singkarak tahun ini diikuti sebanyak 24 tim peserta Tour de Singkarak tahun ini  antara lain Asian Racing Team (Jepang), Arbo Denzel Cliff (Austria), 7 Eleven Roadbike (Filipina), Holy Brother Cycling Team (Republik Rakyat Cina), Attaque Team Gusto (Taiwan), National Sports Council (Malaysia), Pegasus Continental Cycling Team (Indonesia),  Pishgaman Giant Team (Iran), St. George Merida Cycling Team (Australia), Singaha Infinite Cycling Team (Thailand), Team Diferdance Gigi Losch (Luksemburg), Track Team Astana (Kazakhstan), Uzbekistan National Team (Uzbekistan), dan ada beberapa tim terbaik yang akan dipilih PB ISSI untuk mengikuti kegiatan ini.
Tour de Singkarak telah masuk kalender Union Cyclist International (UCI) dan Amaury Sport Organization (ASO). Menurut data mereka, Tour de Singkarak menjadi salah satu lomba balapan yang memiliki penonton terbanyak.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumatera Barat Burhasman mengatakan tim dari Kementerian Pariwisata dan PB ISSI sudah meninjau jalur balapan. "Tidak ada masalah. Hanya ada beberapa ruas jalan yang sedang diperbaiki. Tapi, sebelum perlombaan, semuanya sudah selesai," ujarnya.
Tahun ini, kata Burhasman, etape pertama akan dimulai dari Pantai Carocok di Kabupaten Pesisir Selatan. Pebalap menempuh jarak 163,2 kilimoter untuk menuju finis yang terletak di Pantai Gondoriah, Kabupaten Padang Pariaman.
Etape kedua dengan jarak tempuh 140,2 kilometer, etape ketiga 206,3 kilometer, dan etape keempat, dimulai dari Kota Sawahlunto dan finish di Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, dengan panjang rute 171,6 kilometer.
Kemudian etape lima, dari Ngalau Indah, Kota Payakumbuh, dan finis di Kantor Bupati Limapuluh Kota, dengan rute 136,5 kilometer; etape keenam, dari Jam Gadang Kota Bukittinggi, menuju Istano Baso Pagaruyuang, dengan menempuh jarak 116,8 kilometer; etape ketujuh, pembalap mengayuh sepanjang 121,1 kilometer dari Equator Bonjol, Kabupaten Pasaman, ke kantor Bupati Pasaman Barat.
Lalu, etape kedelapan dengan jarak tempuh 138,1 kilometer menuju finis di Lawang Park, Kabupaten Agam. Terakhir etape kesembilan, start dari Kota Padang Panjang dan finis di Kota Padang sepanjang 148,6 kilometer.
Sebelumnya, pada pagi hari, Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Forum Wartawan Pariwisata menggelar kegiatan Fun Bike Road to Tour de Singkarak 2015. Para peserta fun bike bersepeda mulai dari halaman parki Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata menuju Kawasan Car Free Day Jalan MH Thamrin dan kembali ke halaman parkir. Fun bike ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan mempromosikan acara Tour de Singkarak 2015.(ThressNo)
Post a Comment