Breaking News

Film Single Tidak Seheboh Folowernya

Film Single Tidak Seheboh Folowernya

Film Single Tidak Seheboh Folowernya

Jakarta, Media Investigasi
        Soraya Intercine  Film menutup tahun selalu menyodorkan film drama berkualitas yang raihan penontonnya jutaan orang. Tapi tahun ini Soraya Intercine Film memilih genre komedi. Maka dipilihlah cerita Single karya dari komedian yang tengah naik daun, Raditya Dika.
         "Tahun ini kami sengaja memproduksi film komedi yang menurut kami bagus dan berbeda dari film komedi yang ada. Ceritanya menarik dan lucu ," ujar Sunil Soraya, produser Soraya Intercine Film usai  nobar di Plaza Senayan Sabtu pekan lalu.
          Film 'Single' sendiri bertutur tentang seorang pria bernama Ebi yang hidup bersama dua temannya, Wawan dan Victor yang sudah memiliki kekasih. Sedangkan dirinya pun hanya mendengarkan kisah cinta kedua sahabatnya itu.
        Suatu ketika, ia bertemu dengan anak kos lainnya bernama Angel. Ia pun langsung jatuh hati. Namun untuk mendapatkan hati Angel, Ebi harus bersaing dengan Joe yang tak lain adalah 'abang-abangan' Angel sejak kecil.
         Kalau boleh jujur, film Single secara cerita sepengamatan penulis biasa saja, kalau dibilang film genre komedi, film yang tayang 17 Desember lalu, ini kurang lucu.  Pun kalau dibilang film  drama romantis, akting beberapa pemainnya biasa saja bahkan terkesan lebay.
         Yang menjadikan film ini sesuatu, karena penulis cerita dan yang menyutradarai Raditya Dika, komedian yang memiliki folower jutaan orang dan memiliki penggemar fanatik, sehingga apapun yang dibuat selalu disambut antusias. Kelebihan lain film yang dibintangi
Pandji Pragiwicaksono (Wawan), Babe Cabiita (Victor), Annisa Rawles (Angel), dan Chandra Liow (Joe).ini diproduksi oleh Soraya Intercine film yang dikenal membuat film berkualitas dengan penonton jutaan orang. Sehingga setiap film yang diproduksinya selalu ditunggu penggemar film Indonesia.
       Raditya Dika menjelaskan ide pembuatan cerita film  Single. Menurutnya, film ini adalah gambaran tentang berbagai kegelisahan yang dialami oleh para single yang ada di Indonesia. Ia berharap, apa yang ia visualisasikan lewat film ini bisa mewakili perasaan para single selama ini yang mungkin jarang dibicarakan atau diangkat menjadi film.
       "Film ini mencoba merepresentasikan kegelisahan para single-single yang ada di Indonesia lewat film ini." ujar Raditya.
        Yang istimewa film Single menampilkan dua band papan atas Geisha dan D Masiv  untuk mengisi soundtrack dan beberapa tembang didalamnya. (Boeyil)


Post a Comment