DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

 SCTV  Hadirkan Empat Program Baru

SCTV Hadirkan Empat Program Baru

 SCTV  Hadirkan Empat Program Baru


Jakarta, Media Investigasi

       Untuk memanjakan pemirsanya SCTV kembali menghadirkan sinetron berkualitas yang diharapkan bisa menghibur masyarakat. Jelang akhir tahun SCTV menghadirkan 3 sinetron dan serial drama India.
         Keempat tayangan ini akan hadir mulai Senin, 7 Desember 2015, dimulai dengan tayangan perdana serial drama India “Gangaa” pada pukul 12.30 WIB. Dilanjutkan pada sore harinya yakni pukul 16.30 WIB, dengan tayangan sinetron terbaru berjudul “Alphabet”, dan pada pukul 18.30 WIB akan tayang sinetron berjudul “Anak Menteng”, serta sinetron drama kolosal berjudul “Pedang Naga Puspa” pada pukul 19.45 WIB.
         Keempat program terbaru tersebut memiliki kisah menarik yang berbeda-beda. Serial drama India “Gangaa” misalnya, berkisah mengenai kehidupan janda muda bernama “Gangaa” yang harus berjuang menghadapi permasalahan hidup seorang diri akibat ditinggal oleh suaminya karena meninggal dunia. Budaya dan tradisi yang begitu kental, mengharuskan Gangaa mengenakan pakaian berwarna serba putih dan mengemis makanan karena status janda yang disandangnya. Berbeda dengan serial drama “Gangaa”, sinetron “Alphabet” mengisahkan kehidupan sepasang remaja yang saling melengkapi diantara berbagai kekurangan yang dimiliki. Alfa (Rizky Nazar) merupakan anak yang sangat cerdas dengan rumusan matematika, fisika, atau kimia, hal inilah yang menyelamatkan hidup Alfa dari penyakit disleksia yang dideritanya. Sedangkan Betha (Michelle Ziudith) merupakan anak yang cantik, namun ia tidak mampu melihat. Alfa dan Betha memiliki kedekatan yang cukup erat dan saling berjuang dengan segala keterbatasan mereka.
         Cerita yang tak kalah menarik juga dihadirkan dalam sinetron “Anak Menteng” yang mengisahkan kehidupan empat orang pemuda tergabung dalam geng motorcross. Problematika kehidupan masa remaja akan mewarnai sinetron “Anak Menteng” mulai dari kisah keluarga, persahabatan hingga asmara. Sementara serial drama kolosal berjudul “Pedang Naga Puspa” bercerita tentang kegagalan kisah asmara dari Kamadanu membuatnya lebih serius untuk mendalami kanuragan di padepokan Ranubaya. Berkat kesabaran dan bakat yang dimilikinya, Kamadanu menjadi pendekar muda pilih tanding. Untuk melengkapi kanuragannya, Mpu Ranubaya sudah menyiapkan sebuah pedang khusus yang akan diberi nama Pedang Naga Puspa. (Boeyil)
Post a Comment