DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

MAYAT PUSKESMAS DIANGKUT PAKAI MOTOR, PMII PAREPARE KECAM

MAYAT PUSKESMAS DIANGKUT PAKAI MOTOR, PMII PAREPARE KECAM

Mayat Puskesmas Diangkut Pakai Motor, PMII Parepare Kecam
Parepare, Media Investigasi- Sungguh ironis pelayanan masyarakat Pemkot Parepare, Sulsel, soalnya salah satu warga Mattirosompe Kecamatan Bacukiki Barat  bernama Syamsu Alam (25) meninggal dunia di Puskesmas Madising Na Mario, Dinas Kesehatan Kota Parepare, tidak terurus dengan pelayanan berstandar.


Syamsu datang ke puskesmas dengan maksud mendapatkan pelayanan terbaik namun bernasib buruk, sudah meninggal dunia di puskesmas, diangkut pulang pula jasadnya dengan menggunakan sepeda motor pada Senin malam, 16 Mei 2016. Inilah pelayanan terburuk yang dirasakan warga Parepare katanya.

Maka sewajarnyalah, jika Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Kota Parepare menggelar aksi damai dengan kejadian yang menyedihkan ini. Mahasiswa sebagai representasi masyarakat Kota Parepare merasa tergugah untuk mengecam sistem pelayanan pemerintah kota.

 Aksi itu menuntut Kepala Puskesmas, dr. Haslinda dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Parepare dicopot dari jabatannya serta memperjelas kenapa tidak adanya ambulance pengangkut jenazah kerumah duka? Padahal mestinya mobil jenazah itu, selalu terparkir di puskesmas.

Aksi massa dengan damai ini, pertama dilakukan di titik Kantor Dinas Kesehatan, Kantor Walikota dan di depan Monumen Habibie-Ainun. Tak sampai di situ, aksi PMII juga menyerukan kepada para pejabat pemangku kepentingan di lingkup ini, segera lengser atau dicopot.

Aksi yang digelar pertama di Dinas Kesehatan, ingin menemui Kepala Dinas namun tidak ada ditempat. Yang menemui para demonstran, Ridwan salah satu staf untuk memperjelas masalah yang ada di dinas tersebut dan dia mengatakan, “Memang ada kejadian dan sudah ditindak lanjuti oleh kepala dinas serta mengumpulkan semua jajarannya serta pengelola call center tersebut. Ini sudah ditindak lanjuti dari kemarin,” ujarnya.

Aksi damai berlanjut ke titik yang bertempat di kantor Walikota, juga lagi-lagi yang menemui langsung para massa bukan top manajemen, adalah Asisten I, Asisten II, dan Wakapolres. Asisten I Rusman mengatakan, “Masalah ini akan ditindak lanjuti oleh yang berwenang yaitu walikota, dan kami sangat berterima kasih atas aksi yang dilakukan PMII Cabang Kota Parepare”.

Setelah beberapa menit berdiskusi tentang masalah ini Rusman selaku Asisten I dan Mustafa selaku Asisten II menanda tangani berita acara persetujuan menuntaskan masalah ini serta menyerahkan kepada Pengurus Cabang PMII Kota Parepare, Nurham.(Husnil Mubarak)

Post a Comment