DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

MOX CARA LAIN MENONTON FILM

MOX CARA LAIN MENONTON FILM

MOX Cara Lain Menonton Film

Jakarta, Media Investigasi- Kemajuan teknologi memang mempermudah segala aktivitas manusia. Termasuk soal menikmati hiburan film, kalau selama ini harus bersusah payah menyambangi gedung bioskop. Tapi berkat kemajuan telnologi, kita cukup buka gagdet kita langsung bisa menikmati film yang kita sukai.
        
Dengan MOX, sebuah aplikasi untuk menonton film Indonesia secara streaming. Dengan aplikasi yang dibuat PT. MOX Digital Indonesia, kita dapat menikmati film-film Box Office Indonesia melalui gadget.
        
“MOX komitmen dukung film Indonesia, yang paling harus diperangi adalah pembajakan,” kata CEO MOX Digital Indonesia Didi Mukti saat jumpa pers MOX di MD Place, Tower 1, 11th Floor, Jl. Setiabudi No.7, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (3/2/2017) siang.
        
Didi menambahkan, bahwa layanan berbayar tersebut tidak menyediakan fitur menonton secara offline (luar jaringan) atau unduh film karena berpotensi dapat digandakan.
           
“Kita harus hargai produksi film. MOX berusaha menjaga itu,” kata Didi.
         
Untuk menikmati film di aplikasi tersebut, kita cukup membayar Rp 15 ribu untuk layanan basic, menonton sepuasnya selama satu bulan. Film-film keluaran terbaru dapat dinikmati dengan harga serupa. 

MOX kini sudah mengkurasi 500 film yang ada dalam aplikasi tersebut dari MD Pictures, Soraya Intercine Films, Kharisma Starvision, Rapi Films dan Mizan Production.
         
Menurut Didi, MOX juga menyediakan film yang berasal dari tahun 70an dalam direktori pilihan film mereka. “Ada film Warkop, Suzanna,” ungkapnya untuk menyebut beberapa contoh film lawas yang tersedia.
          
Selain dalam bentuk aplikasi, MOX menggandeng PT. XL Axiata Tbk dengan meluncurkan SIM card untuk menonton film di layanan streaming MOX, bernama MOXPLAY. Hal itu dilakukan untuk semakin mempermudah kita dalam menggunakan MOX. 

“Film Indonesia adalah harta karun, harusnya bisa dinikmati orang Indonesia, juga siapa pun dengan teknologi digital ini,” kata Pimpinan Layanan Digital XL, Joseph Lumban Gaol.
          
SIM card itu dibekali data sebulan gratis menonton film di aplikasi MOX. Salah satu kendala untuk menonton film streaming adalah kuota. “Dengan layanan tersebut, data tidak terpotong karena satu bundel ketika membeli film, “ imbuh Joseph.
         
Mereka menyasar para pelanggan yang tidak mendapatkan akses ke bioskop namun memiliki koneksi internet untuk menonton di layanan streaming. 

Sementara itu, untuk pelanggan yang sudah terlebih dulu memakai XL, mereka harus berganti ke kartu baru bila ingin memakai layanan itu. “Kami sekarang sedang membuat yang sudah menjadi pelanggan XL tinggal migrasi ke MOXPLAY tanpa harus ganti kartu,” tutur Joseph.
         
Berbeda dengan layanan streaming film asing, MOX hanya fokus menyediakan koleksi film-film lokal. 

“Sebagai penyedia layanan streaming film lokal terbesar, MOX mampu mengalahkan Iflix misalnya, yang hanya memuat puluhan film dalam negeri, “ kata Pendiri sekaligus chief strategis MOX, Rafli Ridwan penuh percaya diri.
Strategi yang ditempuh MOX berbeda dengan kompetitornya yang menyediakan semua genre film lokal dan asing. “Kita mau membawa film Indonesia ke daerah yang tidak terjangkau bioskop,” tegas Rafli.
         
Saat ini MOX sudah hadir di empat negara, yakni Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam dan Hong Kong. “Ke depan MOX akan merambah lebih luas lagi yaitu ke Timur Tengah, Taiwan, Korea dan Eropa, “ Didi menambahkan.

Dengan segala pencapaian di atas, MOX pun melakukan pembaruan demi kita pelanggan setianya. Seperti di antaranya, dengan mengubah logo dan merombak tampilan aplikasinya serta menawarkan reward dengan fitur MOX yang terdiri dari MOX$, MOX Lifestyle. 

Fitur ini memberikan point yang bisa menukarkannya dengan voucher pulsa, voucher belanja hingga smart-phone. “Bisa juga pengguna menukar point untuk jalan bareng dengan artis favoritnya,” tutup Didi penuh semangat.

Rep/Buyil
Editor: Rosyid
Post a Comment