DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

KAPOLRI TITO TINJAU LANGSUNG ARUS MUDIK JABAR-JATENG

KAPOLRI TITO TINJAU LANGSUNG ARUS MUDIK JABAR-JATENG

Guna meninjau situasi terkini Kapolri melakukan video conference/vicon, dengan Waka Polda Jabar/Pos pam Nagreg Jabar, Pospam Palimanan, Pospam Limbangan.

Purwakarta, Media Investigasi- Jenderal Kapolri Tito Karnavian, MA, PhD bersama rombongan tiba sekitar pukul. 14.00 wib. (21/06/17) tiba, dalam rangka pengecekan pelaksanaan Ops. Ramadniya diwilayah Jabar-Jateng Tahun 2017.

Tiba dengan menggunakan Helikopter Polri Jenis Dolphin No. P-3103 dengan didampingi Kadiv Humas Irjen Pol.Drs. Setyo Wasisto, SH. disambut langsung sama Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. H. Anton Charlyan, M.P.K.N, Kakor Lantas Polri Irjen Pol Royke, PJU Polda Jabar, Kadishub Provinsi Jabar Dedi Taufik, Kapolres Purwakarta AKBP Hanny Hidayat, S.IK, MH, PJU Polres Purwakarta, Kapolres Subang, Kasat Lantas Subang, dan Kapolres Karawang, beserta Kasat Lantas Karawang.

Dalam acara tersebut Kapolri, menerima paparan dari Dir. Lantas Polda Jabar Kombes Tomex Kurniawan terkait dengan situasi dan kondisi terkini dalam pelaksanaan operasi Ramadniya tahun 2017 diwilayah Polda Jabar.

Guna meninjau situasi terkini Kapolri melakukan video conference/vicon, dengan Waka Polda Jabar/Pos pam Nagreg Jabar, Pospam Palimanan, Pospam Limbangan.

Intinya, situasi secara umum berdasarkan laporan dari vicon untuk pelaksanaan Ops. Ramadniya berjalan dengan aman. Kenaikan arus lalu lintas dari Jakarta menuju Jateng terjadi peningkatan terutama di Jalur Cipali dan jalur selatan. Kenaikan volume arus tersebut mulai sejak hari Sabtu, signifikan terjadi hari Minggu yang mencapai 20 s/d 60 %.

"Kenaikan arus lalin sebelum puncak mudik merupakan indikasi bagus karena masyarakat sudah mengantisipasi agar pelaksanannya tidak bersamaan pada hari Puncak mudik yg diperkirakan akan jatuh pada hari Jum'at dan Sabtu.
Dengan tidak adanya puncak mudik yang signifikan mengakibatkan arus lalin lebih mudah dikelola" papar Kapolri.

Kapolri Tito, himbau masyarakat yang hendak mudik agar berangkat pada hari Rabu dan menghindari mudik pada hari jum'at dan Sabtu.

Tambah Kapolri Problem kemacetan di jalur mudik disebabkan oleh adanya aktifitas buka puasa dan sahur di beberapa titik terutama Rest area, untuk menghindari terjadinya kemacetan agar pemudik yang puasa membawa bekal dari rumah sehingga tidak perlu berbondong-bondong berbuka/sahur di Rest area.

Kecelakaan yg terjadi sampai hari ini adalah Laka beruntun di cipali, namun tidak ada korban jiwa, sebelum mudik cek kesiapan kendaraan yang prima, isi BBM full sebelum masuk Tol.

Pemudik yang menggunakan Roda 2 agar diusahakan menggunakan Bus untuk keselamatan diri pribadi dan keluarga, Tol Fungsional (Brebes-Gringsing) hanya bisa digunakan untuk Kendaraan kecil saja, untuk bus dan Truck dilarang melintas.

"Kecepatan di Jalan Fungsional agar 40 Km/jam karena situasi tol masih temporer
Hati-hati selama melakukan perjalanan mudik, jaga kesehatan, waspadai titik kerawanan (Nagreg dan KM 66) baik itu pada saat Mudik ataupun Arus Balik, untuk sarana BBM Gendong, Pos Kesehatan dan sarana penunjang lainnya sudah tergelar" ujarnya.

Setelah melaksanakan pengecekan BBM Mobile, melaksanakan sesi photo bersama, Sore hari sekitar pukul 15.00 wib. Kapolri beserta rombongan take off menuju Jakarta.
(Dede)
Editor: Rosyid
Post a Comment