Breaking News

Pembangunan Jalan Taktakan Gunungsari Bergelombang dan Retak-Retak

Pembangunan Jalan Taktakan Gunungsari Bergelombang dan Retak-Retak

Pembangunan jalan betonisasi ini memang saya biarkan sampai selesai pengerjaannya, tapi saya mempunyai dokumen dari mulai awal jembatan sampai terakir yang di lampu merah nanti baru saya buat lapdunya ke TIPIKOR POLDA BANTEN.

Serang Kota, MEDIA INVESTIGASICOM- Pemerintah Provinsi Banten Saat ini tengah gencar-gencarnya melakukan pembangunan infrastruktur jalan yang diutamakan Gubernur Banten Wahidin Halim, untuk mempercepat roda perekonomian dan mensejaterahkan masyarakat Banten.

Namun Sayangnya, ditengah percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Banten, hasil pantauan awak media dilapangan, proyek pembangunan jalan diduga pengerjaan asal jadi, salah satunya temuan dilapangan yaitu, Proyek Pembangunan Peningkatan Ruas Jalan Taktakan Gunung Sari, masih dalam pengerjaan jalan tersebut sudah retak-retak dan diduga mutu dan kualitas beton jelek dan kurang bermutu, serta kondisi jalan masih labil kurang pengerasan juga bergelombang, langsung di kerjakan dan didugaan kurangnya pengawasan dari konsultan maupun dari dinas terkait.

Berdasarkan informasi yang tertera di papan proyek pekerjaan Peningkatan Jalan Provinsi Ruas Jalan Simpang Taktakan - Gunung Sari, yang dikerjakan oleh PT. Restu Ibu, Dengan Nomor Kontrak : 761/084/SPK/DAK-STGS/BBM/ DPUPR/V/2017, Nilai Anggaran : 8.433.997.000, Sumber Dana: DAK TA.2017, Waktu Pelaksanaan: 180 Hari Kalender, Pengawas Konsultan: PT. Data Engineering Konsultan.


Maman warga Taktakan gunung sahari yang juga anggota Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) mengatakan "pembangunan jalan betonisasi ini memang saya biarkan sampai selesai pengerjaannya, tapi saya mempunyai dokumen dari mulai awal jembatan sampai terakir yang di lampu merah nanti baru saya buat lapdunya ke TIPIKOR POLDA BANTEN, ini jalan seperti berbukit naik turun seperti tidak ada pengawasan dari dinas terkait, bukan berbukit saja tapi juga banyak yang retak-retak ini belum di pakai apa lagi nanti kalau sudah di pakai oleh kendaraan yang bertonase 6 ton lebih tidak akan bertahan lama jalan taktakan Gunungsahari ini.

Saya pernah kompirmasi kepada pihak pemborong yaitu Arif, "memang begitu semua jalan beton kata arif kepada saya beberapa waktu yang lalu, kepada orang dinas telah di komfirmasi di jawab terima kasih laporannya. ini pasti ada komfirasi atau kongkalingkong antara pemborong dengan dinas terkait, Anda wartawan ikut mengawal saya buat laporan ke POLDA akir bulan ini,Ujar Maman dari LSM LAKI DPD Banten kepada ke awak media.
(mi/gm)
Post a Comment

Sorot

Peringatan Nuzulul Qur'an 1439 H di Polres Lam-Tim dengan Santuni Anak Yatim

Lampung Timur , (MI)- Hari Selasa 5 Juni 2018. Polres Lampung Timur mengadakan kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Nuzulul ...