DESKRIPSI GAMBAR DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

Ustadz  Yusuf  Mansyur  Tokak Komentar Kasusnya

Ustadz Yusuf Mansyur Tokak Komentar Kasusnya

Saat ditemui di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, UYM tampak enggan berkomentar banyak terkait kasus yang saat ini menerpanya.

Jakarta, MEDIA INVESTIGASI.COM- Nama besar Ustadz Yusuf Mansur (UYM) belakangan diusik dengan pelaporan kasus dugaan penipuan dan penggelapan berkedok investasi bodong.
       
Laporan baru-baru ini terjadi di Bantul, Yogyakarta. Seorang wanita bernama Yuni Hastuti melaporkan UYM ke polisi. Dalam laporannya, Yuni menyebut telah menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan oleh unit bisnis investasi milik UYM dengan cara mengajak investasi usaha patungan pendirian hotel dan apartemen khusus bagi jamaah haji.
     
Sebelumnya, UYM juga dilaporkan Darso Arief Bakuama di Surabaya Jawa Timur, atas kasus yang tidak beda jauh.
       
Saat ditemui di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, UYM tampak enggan berkomentar banyak terkait kasus yang saat ini menerpanya.
       
Namun UYM memastikan akan mengklarifikasi langsung semua permasalahan yang terjadi di 8 kota saat road show. "Di sini saya nggak mau berkomentar banyak dan saya juga nggak mau bahas yang masalah belakang, saya ingin membahas ke depannya," tutur UYM, Saat bincang-bincang dengan rekan media di D'Pedas Resto, di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, (18/10).
   
"Kalau ingin membahas masalah yang belakangan ini maka datang saja ke acara road show kami pada tanggal 6 November hingga 13 November di 8 kota besar nanti," tambahnya.
     
Rencananya, UYM akan road show berpindah-pindah kota untuk meluruskan masalah tersebut. "Di setiap harinya kita pindah-pindah kota, hingga sampai tanggal 13 November nanti," jelas UYM.
     
Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran itu juga mengatakan bahwa dia akan menjelaskan semuanya dari awal dibangun hingga sekarang. "Kalau yang masalah kemarin ngelaporin silahkan datang aja ke delapan kota nanti biar lebih jelas," ujarnya.
     
Delapan kota besar dipilih UYM lantaran letaknya yang startegis. "Kami memilih Kota besar (Bogor, Solo, Bandung, Jogja, Medan, Surabaya, Jakarta dan Semarang) biar semua akses terjangkau. Dan kami pastikan itu live lewat FB selama 2 jam. Sekaligus membawa data-data semuanya," pungkas UYM. (mi/tb)
Post a Comment