Breaking News

Rekomandasi Pemekaran Desa Ujung Kalate Diserahkan Ke Bupati. ni

Rekomandasi Pemekaran Desa Ujung Kalate Diserahkan Ke Bupati. ni

Bima, (MI)-
Mengedepankan pada aspek efektivitas pembangunan desa dan pelayanan terhadap publik.

Pasca proposal dan rekomandasi Pemekaran Desa Ujung Kalate dari Desa induk,Desa Nipa Kec.Ambalawi kab bima NTB  diteken bersama oleh BPD,Kepala Desa  bapak 'Ma'fud MD dan Camat Ishaka Hasan ,SH.pada senin kemarin,(13/11/2017) pukul 10.34 wite,sudah bergulir ditingkat kabupaten (eksekutif dan lehislatif).
Dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat,dan menindak lanjuti aspirasi warga yang menginginkan pemekaran desa,dari waktu ke waktu kian mendesak secepatnya. Karena "Rencana pemekaran Desa Ujung Kalate, bukan lah langkah warga" Mosi Tidak Percaya" terhadap pemerintah  yang sudah ada, namun mengedepankan pada aspek efektivitas pembangunan desa dan pelayanan terhadap publik.

Bapak Ishaka Hasan SH,camat setempat,lewat via hand phonen minggu pagi (19/11/17) pukul 08.30 wite. Membernarkan teken proposal dan rekomandasi pemekaran desa tersebut,sebagai langkah menindak lanjuti aspirasi masyarakat nya.

Dan senada yang di sampaikan oleh Kapala Desa Nipa "Ma'fud lewat via hand phonen pada minggu pagi (19/11/17), "Sangat merespon dengan baik,dan secepatnya di mekarkan saja lah,,karena desa nipa ini terlalu besar dipertahankan, sudah seharusnya menjadi 2(dua) desa, supaya mudah pelayanan terhadap publik.

Ketua panitia pemekaran desa Ma'rif alias bung Moris, mengatakan, minggu (19/11/17) pukul 09.50. "rekomandasi dan proposal sudah di terima oleh DPRD dan Dinas pemberdayaan masyarakat desa kab bima, dan hari senin esok (20/11/17) pihak nya berencana serahkan pada bupati bima, "ungkapnya.

Moris menuturkan,'Hal ini,bukanlah semata-mata untuk kepentingan politik dan kekuasaan individu, namun sesuai dengan prosedur yang termuat di dalam Undang-undang No: 6 tahun 2014,tentang desa dan mengatur komposisi penduduk serta pembagian wilayah ideal untuk desa-desa di NTB,'Tegas-Nya ,'Bung Moris.selaku ketua panitia pemekaran desa .

Lanjut nya,"Sudah tertuang pada aturan tentang penataan desa, dan persyaratan nya paling sedikit 2.500 jiwa atau 500 kepala keluarga (KK),pada  satu desa tersebut,maka,ketentuan itu sudah terpenuhi oleh calon desa pemekaran Ujung Kalate, yang komposisi jumlah penduduk di desa induk (nipa) mencapai 7.013 jiwa dan 2.108 jumlah kepala keluarga.

“Pemekaran desa bertujuan mempercepat  pertumbuhan ekonomi masyarakat,pengembangan sumber daya alam,dan pemerataan  pembangunan di segala bidang untuk kesejahteraan masyarakat di dalam nya," jelas ketua panitia,

"Rencana pemekaran Desa Ujung Kalate, bukan lah langkah warga "Mosi Tidak Percaya" terhadap pemerintah  yang sudah ada, namun mengedepankan pada aspek efektivitas pembangunan desa dan pelayanan terhadap publik.

Ketua Panitia Pemekaran Ma’rif (Moris) mewakili aspirasi masyarakat ujung kalate,“Semoga  segera terealisasi dan mendapat dukungan dari legislatif  (DPRD) kab.Bima dan Pemerintah Kabupaten Bima NTB Melalui Bupati dan Kepala Dinas BPMDes Kab.Bima.
 Senada yang di utarakan oleh perwakilan kelompok warga H M Noer ,berharap pemerintah kab.bima secepatnya untuk merespon aspirasi pemekaran Desa Ujung Kalate dari Desa Nipa ini .
(mi/knt/and)
Post a Comment