DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

Bupati H. Sayed Jafar. SH Lakukan Revolusi Hijau Hutan Meranti

Bupati H. Sayed Jafar. SH Lakukan Revolusi Hijau Hutan Meranti

Kotabaru Kalsel, (MI)- Apa yang menjadi pertanyaan selama ini sudah terjawab dimana diharapkan setiap Instansi Pemerintah Daerah berkewajiban melindungi hutan yang ada diwilayah masing-masing. (08/12) Pemerintah Daerah mengajak setiap masyarakat itu selama hidup untuk melestarikan Alam yang ada, maka ini diharuskan 1 Orang harus bisa menanam pohon minimal didepan rumah masing-masing.

Bupati H. Sayed Jafar. SH Lakukan Revolusi Hijau Hutan Meranti.

Dari hasil liputan awak media investigasi bersama Bupati H. Sayed Jafar. SH, didampingi Pembina Ketua PKK Kabupaten Kotabaru Hj. Farma Idiana. Sayed Jafar. serta Anggota PKK Kabupaten dan seluruh Kadis di SKPD, dan Porkopinda, dari Danlanal Letkol Laut (E) Joko Andrianto. ST, MTR. Hanla diwakili Letda laut (T) Maryudi, Dandim 1004, Letkol Arh. Samujiyo, dalam hal ini, diwakili Kasdim 1004 Mayor Inf. Yudi Atmar. Kapolres AKBP. Suhasto. S. IK diwakili Kapolsek Pulau Laut Utara IPTU. Iskan.P. Kejaksaan Negeri Kotabaru Indah Laila. SH, diwakili Haris, Kementerian Agama kotabaru, Camat pulau laut utara, dan beberapa Kepala Desa dari Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru, dan seluruh Anggota dari Dinas Kehutanan Kabupaten Kotabaru, dengan dipimpinan KKPH. Dewi Wulan Sari. S. Hut Pulau Laut Sebuku Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan.

Bupati mengucapkan selamat hari jadi lingkungan hidup dari Dinas Kehutanan harapan yang disampaikan mengajak untuk melestarikan hutan, dengan melaksanakan Penamaan Pohon di Hutan Meranti yang ada di wilayah Desa Sebelimbingan Kecamatan Pulau Laut Utara,karena menanam Pohon itu merupakan bila terjadi hujan ini bisa menyerap air, dan pohon yang ditanam tadi yang bermacam-macam, tentunya buahnya pun bisa dinikmati dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kalau dibandingkan yang dulu dengan yang ada sekarang, masyarakat sudah ada yang menanam pohon yang bisa dinikmati hasilnya, hari ini yang ditanam adalah pohon direncanakan artinya pohon yang produktif.

Terkait kelanjutan penanaman pohon ini selain di hutan lindung kemudian dipesisir pantai, dimana pantai yang abrasi itu akan ditanami pohon mangruve, contoh Seperti yang ada di Tanjung Semalantakan kecamatan Pamukan Selatan, teluk Tamiang, dan juga di Desa Sasulung dan disana sering terjadi abrasi dimana pohonnya ada yang hanyut oleh air pasang dari laut dan ini sudah dilakukan penanaman pohon yang ada disana.


Disinggung terkait pejabat Pemerintah Daerah yang naik jabatan, harus dapat menanam pohon disetiap rumahnya harus punya tanaman minimal 1 buah rumah itu harus ada Pohonnya.
Misalnya pohon manggakah, pohon rambutan kah, atau tanaman yang lain, seperti lengking disetiap rumah dari dinas-dinas yang ada bukan pegawai saja, tapi masyarakatpun demikian .

Penjelasan dari Amin Nurrahman dari KKPA Cantung terkait kenapa Penanaman ini dilaksanakan di Tempat Wisata Gunung Meranti,? Ini tidak terlepas dari apa yang sudah ada, dimana penanaman pohon hari ini merupakan salah satu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat disamping bangunan yang ada di sekitar Hutan Meranti juga dapat dilihat banyaknya pengunjung yang ada maka semua ini harapannya mudahan perekonomian Masyarakat bisa berkembang, sehingga ini bila sudah kuat nanti akan dialihkan lagi ketempat lain, atau digeserkan ketempat lain yang lebih membutuhkan.

Sesuai Tema " Kerja bersama memakmurkan Rakyat Lestarikan Alam "
Artinya; Untuk melestarikan Alam kita harus membangun melalui kerjasama yang ada, karena tampa adanya kerjasama tadi itu tidak mungkin keberhasilan itu dicapai dengan baik, karena apa ini adalah
Kerja yang besar kata Amin Nurrahman dari KKPA Cantung. Beralih pada KKPA Dewi Wulan Sari. S. Hut. Pulau Laut Sebuku, disinggung terkait kenapa Penanaman Pohon dilaksanakan di Hutan Meranti, sementara di Pulau Sebuku agak kurang? KKPA. Dewi Wulan Sari. S. Hutpun
memberikan komentarnya terhadap
Media Investigasi. Bahwa itu Pulau Sebuku memang, menjadi kawasan kelola KPA Sebuku, janjinya suatu saat itu akan dilaksanakan sampai disana, karena untuk hari ini pelaksanaannya diarahkan di Hutan Meranti ini, karena disini pejabatnya banyak, sehingga diambil lokasi terdekat yaitu ditempat Wisata Hutan Meranti kata KKPA. Dewi Wulan Sari. S. Hut pada Media Investigasi, sewaktu acara dilaksanakan di Tempat Wisata Hutan Meranti yang ada di Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan.
(mi/bd)

Post a Comment