BREAKING NEWS

    DESKRIPSI GAMBAR    

TERHANGAT

 
Kelompok Peternak Maju Jaya Optimis, Dapat Mengembangkan Peternakannya

Kelompok Peternak Maju Jaya Optimis, Dapat Mengembangkan Peternakannya



Oleh : Indra
Lamtim (MI)- Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Timur, telah memberikan bantuan sapi ternak bagi 12 (dua belas) kelompok peternak diwilah Lampung Timur pada akhir tahun 2017 lalu.

Kedua belas kelompok kelompok peternak tersebut masing-masing menerima sebanyak 15 (lima belas) ekor sapi jenis Brahman yang terdiri dari 5 (lima) ekor jantan dan 10 (sepuluh) ekor betina.

Salah satu kelompok penerima bantuan tersebut yakni Kelompok "Maju Jaya" yang diketuai oleh Eko Tuswadi. Kelompok peternak Maju Jaya merupakan kelompok peternak yang berada diDesa Karang Anom Kecamatan Wawaykarya Lampung Timur.

Hendro (Kabid Pembibitan) Dinas Perikanan dan Peternakan Lampung Timur saat ditemui wartawan media Online beberapa waktu lalu diruang kerjanya mengatakan, "Bantuan Sapi tersebut turun atas Surat Keputusan Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lampung Timur, Nomor 800/365/SK/kpts/2017 tanggal 27 Oktober tahun 2017. Kebijakan tersebut bertujuan agar para kelompok penerima bantuan dapat memaksimalkan sapi-sapi yang diperoleh untuk meningkatkan taraf hidup dan mensejahterahkan para anggota kelompok tani", ungkap Hendro.

"Dengan adanya bantuan ini pemerintah berharap kesejahteraan para petani lokal dapat terangkat dan ikut merasakan kesuksesan, untuk itu manfaatkanlah bantuan ini semaksimal mungkin," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Hendro menyampaikan, Bahwa pemberian bantuan tersebut sudah mulai berjalan dengan baik. Dalam kurun waktu beberapa bulan saja, sudah terlihat perkembangan sapi-sapi tersebut. Dan kami telah mendaftarkan asuransi atas sapi-sapi yang diterima kelompok peternak tersebut, karena asuransi sangatlah penting sekali. Bila mana terjadi apa-apa pada sapi-sapi tersebut, sakit misalnya, dan tidak bisa disembuhkan serta diselamatkan maka peternak tidaklah mengalami kerugian. Dan yang lebih penting, saya menghimbau bahkan para ketua kelompok diwajibkan membuat pernyataan tertulis agar sapi-sapi bantuan tersebut dapat dijaga dengan baik serta tidak boleh diperjualbelikan. Selama lima tahun tidak bisa dipindah tangankan, terhitung semenjak diterimanya bantuan tersebut", ungkap Hendro.

Dilain tempat saat ditemui awak media Online, Tuswadi (ketua kelompok Maju Jaya) mengungkapkan, "Saya sangat berterima kasih sekali atas diberikannya bantuan sapi tersebut oleh Pemerintah daerah Lampung Timur, Dinas Perikanan daPeternakan khususnya". Ucap Eko Tuswadi.

Eko Tuswadi sendiri sebagai ketua kelompok yang membawahi sebanyak 14 orang anggota. "Saat ini sapi-sapi tersebut sudah dikelola oleh masing-masing anggota dikandang pribadinya, yang awalnya memang kumpul jadi satu. Tetapi demi memudahkan perawatan dan pengembangan maka disepakati masing-masing anggota mengurus satu ekor sapi", kata Tuswadi.

Baca Juga : Bupati, Dakwah Melalui Media Internet Perlu Kemampuan Dasar Jurnalistik

"Kami selaku ketua kelompok mewakili rekan-rekan anggota, berharap agar kami terus mendapatkan bimbingan dari Pemerintah Daerah Lampung Timur khususnya dari Dinas Perikanan dan Peternakan. Agar supaya kami dapat mengembangkan sapi-sapi bantuan tersebut dengan baik serta dapat mendapatkan penghasilan tambahan. Misalnya dari kotoran sapi mungkin bisa diolah menjadi biogas dan pupuk organik, maka dari itu kami selaku warga masyarakat biasa berharap agar terus dapat diberikan bimbingan. Tidak menutup kemungkinan bila ada bimbingan maka kami bisa berinovasi dan lebih maju lagi sesuai dengan nama kelompok kami Maju Jaya", ucap Tuswadi