DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

KPK Diminta Harus Segera Periksa Pengerjaan 9 Jembatan Nilai 64 milyar

KPK Diminta Harus Segera Periksa Pengerjaan 9 Jembatan Nilai 64 milyar



Oleh : Redaksi
PANDEGLANG (MI)- Pembangun infrastuktur yang di canangkan Presiden Joko Widodo sangatlah tepat demi kelancaran dan kemudahan para petani, menjual hasil panennya kepasar Pandeglang, para petani atau penguna jembatan dari Saketi sampai dengan Malimping sangatlah tepat proyek tersebut  dibangun dari anggaran Negara (APBN).

Ternyata proyek 9 jembatan tersebut di kerjakan asal jadi terlihat dari beton yang mengelupas antara sambungan jembatan dengan As jalan. Di jembatan 1 pemasangan pondasi jembatan diduga tidak sampai ke dasar sungai  cuma menempel pada pondasi jembatan sebelumnya kemungkinan besar tidak akan bertahan lama untuk di gunakan oleh masyarakat Banten nantinya. Jhon Bayanta dari LSM Banten Selatan dan Awak Media melihat laporan masyarakat terkait pembangunan jembatan tersebut, yang hampir selesai di kerjakan asal jadi (6/1).

Manager PT. Nandya Karya selaku kontraktor saat akan di konfirmasi terkait pembangun 9 jembata tidak ada di tempat "selalu berada di lapangan" ujar karyawan Nandya Karya di kantor perwakilannya Bojong.
Berdasarkan pantauan awak media dari awal dan sekarang hampir selesai mempunyai dokumen poto dari mulai nol dan terakir ada sambungan jembatan yang retak. jhon Bayanta mengajak wartawan untuk investigasi "dari jembata 1 di saketi sampai ke jembatan 9 di malimping untuk mengecek laporan masyarakat terhadap pembangunan jembatan tersebut kita akan mengajak tenaga ahli supaya  jelas di mana diduga ada kerugian negara yang dilakukan oknum PT. Nandya Karya dan Oknum yang bermain di proyek di Provinsi Banten ini  saya akan maju paling dulu di depan membuat surat dari aparat hukum sampai Presiden Jokowi" ujar Jhon Bayanta kepada awak media ini di Pendopo Pandeglang.

"PT. Nandya Karya untuk mobilisasi kendaraan alat berat mengunakan milik pemerintah Banten ini, perlu penjelasan apa masuk ke kas Daerah? untuk pendapatan daerah bisa di gunakan untuk pembangun yang lainnya di Banten kalau memang masuk kas Daerah, tidak masalah buat tambahan APBD Provinsi Banten, nah,..lain cerita kalau masuk ke kantong oknum harus segera di tindak lanjut !? untuk pemakaian kendaraan milik pemda Banten kita menunggu AUDIT BPK untuk bahan laporan nanti" imbuh Jhon.

Karena Cuaca tidak memungkinkan untuk meliput semua 9 proyek jembatan tersebut tapi dalam waktu dekat akan meninjau dengan Jhon Bayanta dari LSM Banten. Sedang terlihat banyaknya karyawan yang bekerja di PT.Nandya Karya tidak memakai pengaman seperti helm proyek.

Baca Juga : Pembangunan Proyek Dinas Pemuda Dan Olahraga Di Sebelimbingan Di Pertanyakan

Media Investigasi Cetak dan Online, adalah media di bawah naungan Organisasi AWDI (Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia), meminta DPP. AWDI untuk memberikan hasil poto kepada KPK agar ditindak lanjuti lebih jauh terkait dugaan-duga tersebut nantinya.

Post a Comment