DESKRIPSI GAMBAR DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

Keabsahan SK PLT UPTD Wilayah III Supriyanto dipertanyakan

Keabsahan SK PLT UPTD Wilayah III Supriyanto dipertanyakan

Oleh Yudi
media-investigasi.com| KOTABUMI- Lampung Utara,Kadis PUPR Provinsi di minta meninjau kembali SK Suprianto,S.T,M.M. Sebagai Plt UPTD  BPSDA Wilayah III Mesuji, Tulang bawang Provinsi Lampung yang telah pensiun  di bulan Maret 2018 Seluruh Pegawai wilayah tiga Pertanyakan Keabsahan SK PLT.

Bermula dari Suprianto  hadir di aula kantor UPTD BPSDA memangil seraya berkata nada orogansinya, "Selain dari pada PTHL yang lama dan yang baru staf-staf pegawai di persilahkan keluar dari ruangan aula". "Dengan bertujuan untuk membagikan SK tenaga kerja honor  yang baru di rekrut beberapa waktu lalu, saya di perintah oleh sekretaris PUPR Provinsi sekaligus mendapatkan mandat SK Plt sebagai Kepala UPTD BPSBA wilayah III Masuji,Tulang Bawang Provinsi Lampung",terangnya di ruang Aula UPTD Wilayah III

Adanya kejadian tersebut sontak membuat beberapa pegawai geram melihat pernyataanya, salah satu Pegawai sekaligus menjabat sebagai Kasatlak Sidomukti, Dedi, spontan menggebrak meja dan berkata "anda siapa dan apa kapasitas anda di sini, setau saya anda sudah nonaktif dari bulan Maret tanggal satu, 2018 yang lalu", ucap Dedi.

Lanjutnya,"saat ini saya di isukan saya marah-marah karena tidak mendapatkan jatah untuk memasukkan  tenaga honor, saya membantah keras isu tersebut, saya tegaskan kembali bahwa saya tidak mempermasalahkan SK honor tersebut karena itu hak kepala Balai,

di sini saya hanya mempertanyakan surat mandat atau Sk Plt Kepala Balai yang di berikan oleh sekertaris PUPR Provinsi itu, saya rasa wajar saja saya bertanya surat mandat tersebut, karena kami tau dia sudah pensiun", ungkapnya.

Demikian hal itu juga di katakan Pegawai Balai selaku Kasatlak Way Umpu , Shohal bedroni kepada Bongkarpost,menurutnya, kepala dinas PUPR perlu meninjau kembali Sk Plt Ka. UPTD BPSDA wilayah III tersebut. Pasalnya selama dia menjabat selama 1 tahun ini jarang sekali masuk kantor, " seingat saya kurun waktu 1 tahun beliau menjabat di sini hanya tiga kali saja masuk kantor,bahkan beberapa lalu ada proyek rehab di kantor balai ini,tapi tidak tau siapa yang mengerjakannya, kami juga bingung kalau mau komplain dengan siapa, seharusnya kontraktor harus kordinasi dengan kepala Balai, bahkan terkesan di tutup-tutupi".

Sambungnya, "inilah pertimbangan kami, meminta kepala Dinas PUPR untuk meninjau kembali terkait telah menerbitkan SK Plt  Ka.UPTD, karena kami sangat riskan ketika saat di pimpinnya kembali, kami khawatir sistem kerja di UPTD wilayah III ini tidak berjalan maksimal, bahkan kantor ini akan menjadi mati suri karena di kantor ini jarang ada aktivitas", ujarnya.

Hal senada di katakan Anita S.E. Kaur Tehnik Satlak Tulung Mas ," kami sangat menyayangkan jika supri harus mejabat kembali sebagai plt kepala balai, dikarenakan selama kami di pimpin beliau kami di ibaratkan anak ayam yang kehilangan induknya, bagaimana tidak, saya rasa di sini banyak masalah yang mestinya di selesaikan tapi gimana kami mau mengadu dengan beliau kalau dia jarang sekali masuk kantor",cetusnya.

Ditambahkan kembali Endani,S.E selaku staf, "Kami berharap kepala Dinas Pupr agar cermat dalam menyikapi situasi disini kami terima siapun pimpinan kami yang terpentin dapat memberikan solusi dangan keluhan-keluhan yang kami rasakan," tutup Endani.  Sampai berita ini di terbitkan,Kepala Dinas Belum dapat di konfirmasi.

Post a Comment

Sorotan Investigasi

Setelah 50 tahun, Freeport Kembali Ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Oleh : Nadia Basri (Mahasiswa di The Business School, Bournemouth University, UK) Jakarta, (MI)- Hari ini, Kamis (12/7/2018) di Tanger...