DESKRIPSI GAMBAR DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

Terkait pembangunan Embung Tim Verifikasi Kecamatan Picung Dipertanyakan?

Terkait pembangunan Embung Tim Verifikasi Kecamatan Picung Dipertanyakan?

PANDEGLANG (MI)- Menganggap Tim Verifikasi Kecamatan Picung Kabupaten Pandeglang tidak Melaksankan Tugas dan Tanggung jawab kerja sesuai SOP, pasalnya Pembangunan Embung Desa Ciherang mangkarak tidak dibangunkan dan belum bisa di rasakan manfa'atnya oleh warga.

"Pembangunan Embung Desa yang seharusnya dikerjakan Tahap II Tahun Anggaran 2017 tidak dibangunkan, pembangunan embung desa yang sudah di beritakan sebelumnya dibeberapa Media Online bahwa Proyek pembangunan Embung Desa di Desa Ciherang Tidak dibangunkan dengan alasan faktor cuaca dan akses jalan, Tim Verifikasi Kecamatan Picung Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten tidak bertanggung jawab melaksanakan tugas sesuai dan berdasarkan SOP unit verifikasi. Seharusnya, Tim Verifikasi melakukan pemeriksaan serta penilaian usulan kegiatan desa, memeriksa kelengkapan dokumen setiap usulan yang diajukan masing-masing desa, melakukan observasi lapangan untuk memeriksa kesesuaian yang ditulis dalam usulan  dengan fakta  di lapangan, dan melaksanakan pemeriksaan, memvalidasi, mengecek dan mencocokkan pengajuan dengan kondisi sebenarnya dilapangan.

Sehingga Program Pembangunan yang merupakan bagian dari program prioritas seperti pembangunan embung desa yang menjadi program unggulan Kementerian Desa, tidak terhambat yang seharusnya dibangunkan, agar tetap dapat berkelanjutan (sustainable), tetapi setelah dilakukan investigasi ke Lokasi Proyek Pembangunan Embung Desa Tersebut sampai saat ini pembangunannya belum di kerjakan yang merupakan tugas Tim Verifikasi memantau, dalam melaksanaan kegiatan  verifikasi sesuai berdasarkan usulan kegiatan yang diajukan desa diselenggarakan pembahasan dalam musyawarah yang telah ditetapkan serta disepakati didalam APBDesa.

Proyek Pembangunan Embung Desa di Desa Ciherang Kecamatan Picung Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten yang dianggarkan sebesar Rp.181.000.000,- (Seratus Delapan Puluh Satu Juta), menggunakan Dana Desa tersebut sampai saat ini belum dibangunkan dengan alasan faktor cuaca yang kurang mendukung, akses jalan tempatnya Extreme dan tidak memungkinkan.

Hasil wawancara awak Media dengan Kepala Desa Ciherang terkait Embung Desa yang tidak di bangunkan setelah dikonfirmasikan temuan tersebut  melalui telepon seluler (ponsel) dengan Salah satu tim verifikasi Tb.Hikmat, Menerangkan, bahwa tim verifikasi hanya melaksanakan pemeriksaan proposal, SPJ dan untuk  mengecek dilapangan Tim monev lapangan bukan dirinya tetapi Bapak Roni, adapun anggaran disilpakan menurutnya tidak jadi masalah yang terpenting koordinasi dengan pihak DPMPD, dirinya selaku tim verifikasi tidak bisa memaksakan, tetapi kalo memang disilpakan anggarannya tidak dicairkan dan mungkin saja  pekerjaan embung desa tersebut, dialihkan ke pekerjaan pembangunan lain.

 " Lanjutnya, Dana Desa itu kewenangan Kepala Desa, yang terpenting dirinya menegaskan  pekerjaan harus sesuai dengan pengajuan adapun pelaksanaannya, kalaupun memang DPMPD membolehkan disilpakan untuk alasan pembangunan yang lain, intinya resiko dan konsekuensi di tanggung pihak Desa, adapun pengajuan Embung Desa keterangannya rata-rata pengajuannya di tahap II.

"Kami hanya memverifikasi spj dan proposal saja."Ungkapnya. Jum'at (06/04). Sementara itu Ketua Tim Verifikasi "Roni, saat di hubungi via telepon, untuk dikonfirmasi perihal Pembangunan Embung Desa Didesa Ciherang Kecamatan Picung, yang tidak dibangunkan, tidak mau menjawab, di smspun tidak dibalas.

"Kami berharap Dinas Pemberdayan Masyarakat Pemerintahan Desa (DPMPD) agar segara ambil sikap yang tegas sehingga dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kerja berdasarkan SOP unit Verifikasi sesuai dengan kondisi sebenarnya dilapangan sehingga Pembangunan yang menjadi salah satu dari empat program prioritas percepatan pembangunan desa di tahun 2017. bisa di rasakan warga Desa Ciherang Kecamatan Picung", harapnya. (Kasman)

"Kami hanya memverifikasi spj dan proposal saja."Ungkapnya. Jum'at (06/04). Sementara itu Ketua Tim Verifikasi "Roni, saat di hubungi via telepon.

Post a Comment

Sorotan Investigasi

Setelah 50 tahun, Freeport Kembali Ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Oleh : Nadia Basri (Mahasiswa di The Business School, Bournemouth University, UK) Jakarta, (MI)- Hari ini, Kamis (12/7/2018) di Tanger...