Breaking News

DPD KNPI, Bersihkan pikiran sampaikan kebenaran walau sehelai rambut

DPD KNPI, Bersihkan pikiran sampaikan kebenaran walau sehelai rambut


Kotabumi Lampung Utara (MI)- Dalam Rangka Menyambut Bulan Suci Rahmadhan yang jatuh pada tanggal 17, Mei 1439, H tahun 2018. DPD KNPI Lampung Utara bersama majelis taklim pecinta Rhasulullah, (MPR) dan para santri menggelar Dzikir Sohlawat bersama belajar membersihkan hati (12/05).

Bertempat di lapangan stadion sukung Kotabumi, turut  hadiri, Habib Abdurrahman, bin Hasan Al Haddad, dan ketua DPD KNPI, M. Alfin hadir juga tokoh ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para santri serta masyarakat setempat serta anak-anak yayasan yatim piatu, yang ada di kabupaten Lampura.

Dalam sambutannya M. Alfin ketua (DPD KNPI) Lampung Utara menyampaikan menyambut Ramdhan, DPD KNPI Lampura Bermunajat sucikan hati bersihkan pikiran, sampaikan kebenaran walau sehelai rambut Ungkap Kasus Yogi Andhika.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD KNPI Kab. Lampura, Muhammad Alvin menyampaikan kegiatan yang mengambil tema belajar membersihkan diri ini untuk menyambut bulan suci Ramadhan,

"Dengan ini kita berharap agar dapat menjalankan ibadah dengan khusuk dan diridhoi serta mendapat syafaat dari Allah SWT," ujar M. Alvin dalam kata sambutannya.

Dirinya juga menyampaikan harapan, terkait dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pilkada Serentak 2018, agar situasi dan kondisi di Lampura tetap aman, tenteram, dan damai.

"Dalam doa ini kita bermunajat agar pemimpin dan calon pemimpin di Lampura dapat dijauhkan dari segala sifat kesombongan dan kekhilafan serta dibukakan pintu kebenaran dan amanah" tuturnya.

Ketua DPD KNPI Lampura juga menghadir kan orangtua almarhum Yoghi Andhika" salah seorang sopir pribadi Bupati non-aktif Agung Ilmu Mangkunegara, yang menjadi korban akibat adanya dugaan penganiaan berat yang mengakibatkan kematian Yogi Andhika.

"Baru-ini kita mendapatkan informasi dari berbagai pihak. Bahkan, DPD KNPI Lampura bersama beberapa aktifis kemanusiaan ikut mengawal pengungkapan kasus tragedi kemanusiaan yang menimpa diri Yogi Andhika" papar M. Alvin.

Bagaimana kezhaliman telah terjadi terhadap masyarakat kecil. Tragedi kemanusiaan yang menyangkut nama baik Kab. Lampura di mata nasional.

"Sampai hari ini, pengungkapan kasus yang telah ditangani aparat penegak hukum masih sangat lambat proses kepastian hukumnya," tegas M. Alvin.

Hadirnya keluarga dalam kegiatan dimaksud, tambah M. Alvin, merupakan fakta. "Dengan melsanakan dzikir dan do'a bersama, kita bermunajat kepada Allah SWT agar almarhum diberikan kelapangan di alam kubur dan proses hukum pengungkapan kasus ini dapat berjalan dengan cepat. Kehadiran keluarga juga sebagai bukti bahwa informasi yang kita dapatkan merupakan sebuah fakta, bukanlah cerita bohong atau hoax," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama ibunda almarhum Yogi Andhika, Fitria Hartati menyampaikan harapan agar kasus yang menimpa putra keduanya itu dapat cepat terungkap.

Baca juga : Almarhum, Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto sosok yang Religius

"Saya berharap agar segalanya dapat segera terbuka agar tidak ada fitnah yang berkepanjangan. Sampai saat ini belum ada yang bisa mengungkap kasus ini," tutur ibunda almarhum "akhir kegiatan habib Abdurrohman,menghimbau sampaikan kebenaran sebenar-benar nya katakan salah bila salah"jangan tumpul di atas namun tajam di bawah pungkas nya. (yudi)
Post a Comment

Sorot

Komplotan Pencuri Sepeda MTB Dibekuk Jajaran Polres Pacitan

Pacitan (MI)- Keresahan masyarakat Kabupaten Pacitan terkait maraknya pencurian Sepeda Gunung (MTB) kini sedikit lega, Pasalnya jajaran...