DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

Desa Karang Payau menanti Bantuan Perbaikan Jembatan Gantung

Desa Karang Payau menanti Bantuan Perbaikan Jembatan Gantung

Kotabaru, (MI)- Kondisi jembatan gantung yang terletak di Desa Karang Payau Kecamatan Kelumpang Hulu, berdasarkan hasil konfirmasi awak media-investigasi.com dilapangan dengan Kepala Desa Karang Payau, Arbani; Jembatan Gantung itu sudah berusia 8 Tahun, hingga sampai saat ini, tidak pernah tersentuh Bantuan dari Pemerintah Daerah, bahkan jembatan yang ada, bila dibiarkan maka dikhawatirkan akan mengganggu aktivitas para warga baik yang bekerja di perusahaan sawit, maupun aktivitas para pedagang dari luar, seperti pedagang yang lewat jalur sungai dari daerah lain, pedagang dari Kotabaru, (22/07).

Dimana pantauan awak media ditemukan tali dari Jembatan Gantung tersebut Kendor tanpa adanya tali penunjang yang memadai. Menurut Arbani bahwa jembatan ini sebenarnya sangat dibutuhkan masyarakat mengingat diseberang jalan jembatan yang ada itu, ada jalan tembus menuju Desa Sebelah yaitu Desa Bangkalan Melayu dan juga jalan  keperusahaan PT. Sinar Mas, namun apa daya Desa tidak mampu, Desa sendiri sangat prihatin melihat Kondisi jembatan yang ada, pihak Desa berkeinginan jembatan itu perlu dibuat permanen, terkait Dana Desa (DD) itu tidak mampu kalau dilihat untuk membangun jembatan tersebut karena memerlukan Dana miliaran dan Desa jelas tidak mampu, padahal jembatan itu sangat diperlukan terutama untuk meningkatkan Perekonomian masyarakat, apalagi diseberang sana itu, lahan pertanian masyarakat sangat banyak imbuhnya.



Arbani selaku Kepala Pemerintahan Desa menyampaikan melalui Media Investigasi, mudahan-mudahanan Pemerintah Daerah dapat memperhatikan apa yang ada di Desa Karang Payau ini, ya minimal Bupati bisa datang langsung melihat Kondisi masyarakat kami, terutama Jembatan yang ada dan kondisi jalan yang menuju ke Desa Karang Payau, padahal Desa Karang Payau boleh dikatakan jalan kecamatan Karena tidak jauh dari Kantor Camat yang ada di Kecamatan Kelumpang Hulu, tandasnya.
(M Badrun)
Post a Comment