DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

Polres Tangsel Tidak akan Berikan Ijin, Kegiatan Melanggar Norma

Polres Tangsel Tidak akan Berikan Ijin, Kegiatan Melanggar Norma

Tangsel, (MI)- Meskipun beberapa orang yang akan mengadakan Birthday Party- Pemilihan King & Queen Tangerang 2018 sempat melakukan survei lokasi di Grand Charly Family Karaoke BSD Junction, hal itu tidak akan di berikan ijin oleh pihak Kepolisian Resort Tangerang Selatan (Tangsel).

Sempat beredar pamflet dengan acara dan tema tersebut di media sosial, bahkan pembuat acara mengklaim, bahwa telah mengantongi ijin dari pihak Kepolisian baik dari Polres ataupun Polsek kepada pihak Grand Charly Family Karaoke agar acara berlangsung pada tanggal 31 Oktober 2018 mendatang. Hal ini di bantah oleh Kepolisian Resort Tangerang Selatan.

Melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tangsel, AKP. A Alexander Yurikho, mengaku tidak pernah memberikan ijin untuk acara tersebut.

"Tidak Pernah, Kegiatan yang terindikasi kuat akan melanggar norma yang berlaku di tengah masyarakat Tangerang Selatan yang Cerdas Modern dan Religius ini, tidak akan mendapatkan ijin dari Polres Tangsel," terang Alexander. Senin, 29/10/2018.

Tak hanya itu, Alexander juga menjelaskan, jika acara seperti itu ada, jajaran Kepolisian Tangerang Selatan bahkan dapat membubarkan. "Jajaran bahkan bisa dibubarkan. Masyarakat agar menginformasikan, jika ditemukan kegiatan yang melanggar Norma tersebut." Imbuh Alexander.

Sebelumnya Martines, Manager Operasional Grand Charly Family Karaoke mengatakan, pihaknya memastikan, jika acara tersebut, tidak akan terjadi Charly Family Karaoke.

Baca juga : Loin Air, Lokasi Ditemukan Puing hingga Berjarak 2 Nautical Mile Dari Titik Koordinat 

"Kami belum deal dengan acara itu, tetapi tanpa sepengetahuan, justru dari pihak Tio sudah membuat undangan yang membuat viral yang memperjelek nama baik Charly. Saya sudah buat pernyataan klarifikasi kepada Walikota, Dinas Pariwisata dan Satuan Polisi Pamong Praja dan sudah di bawa oleh pihak Dinas Pariwisata." Terang Martines. [Tb]
Post a Comment