DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

Kasat Binmas Polres Melawi Berikan Sarana Ibadah

Kasat Binmas Polres Melawi Berikan Sarana Ibadah

Kasat Binmas Polres Melawi Berikan Al-Qur'an, Sejadah dan Sarung,saat jadi Pembina Upacara di Sekolah.

Melawi, (MI)- Kasat Binmas Polres Melawi  AKP Theodorus Pardamean Marbun beserta Anggotanya Brigadir Ngadino dan Brigadir Juliansyah, memimpin langsung pelaksanakan Upacara Bendera di SMK Negeri 1 Nanga Pinoh Kabupaten Melawi, Senin (28/1/2019) pagi.  

Kegiatan tersebut di gelar dalam rangka Mengimplementasikan Pemolisian yang Promoter, cinta terhadap generasi Millennial,kerja nyata daripada pihak Kepolisian untuk memberikan bimbingan generasi Millennial kearah yang baik (positif) ditengah terpaan jaman modernisasi  jamannya teknologi yang sulit untuk dikendalikan atau sulit untuk diawasi bagi penikmat teknologi namun bisa dibatasi melalui peningkatan Iman dan Ketaqwaan penggunanya.

Usai melaksanakan upacara bendera Kasat Binmas AKP Theodorus Pardamean Marbun memberikan sarana kontak satu buah Kitab Suci Al-Qur'an (diterima perwakilan dewan guru), Sajadah dan Sarung (diterima perwakilan murid).

Dihadapan para Dewan Guru dan para siswa-siswi SMK Negeri 1, Kasat Binmas AKP Marbun mengatakan harapannya kedepan untuk para generasi Millennial.

"Melalui serana kontak yang diberikan oleh Polres Melawi, diharapkan generasi Millennial, generasi masa depan Bangsa ini (Indonesia) harus memiliki Iman dan Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dijaman modernisasi ini semua informasi dengan mudah diterima ataupun dengan mudah untuk dibagikan, kita harus mempunyai batasan norma yang ada untuk berbagai informasi melalui Media Sosial. Media Sosial memang tidak memiliki batasan, namun bisa dikendalikan melalui peningkatan Iman dan Ketaqwaan kita, jelasnya.

"Harapan kedepannya di Sekolah - sekolah agar disiapkan ruang khusus untuk beribadah bagi yang muslim maupun umat Nasrani, mempunyai mushola (muslim) untuk melaksanakan ibadah sholat Dzuhur atau ruangan khusus untuk umat Nasrani beribadah. Peningkatan pendidikan yang berkualitas tidak terlepas dari pencerminan keimanan dan ketaqwaan siswa-siswi yang terjaga setiap harinya, ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyuluhan terhadap para siswa-siswi (Generasi Millennial) agar mengerti dampak positif dan negatifnya serta resiko yang diterima menggunakan media sosial, agar para generasi Millennial lebih bijak dalam menggunakan media sosial ditengah lingkungan masyarakat.( JH/Frans )