Loading...

BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR  
Puncak perayaan HUT Resimen Armed 2 ke-55, dimeriahkan pentas musik dan pagelaran budaya

Puncak perayaan HUT Resimen Armed 2 ke-55, dimeriahkan pentas musik dan pagelaran budaya

Kapolres Bersama Pejabat Utama Polres Purwakarta Menghadiri Dirgahayu Resimen Armed 2/1 Kostrad Ke 55.

PURWAKARTA, (MI)- Puncak perayaan ulang tahun Resimen Armed 2 ke-55, dimeriahkan pentas musik dan pagelaran budaya, yang digelar di Aula The Gunners Resimen Armed 2 Sadang, Purwakarta, Selasa (29/1/2019).

Selain dihadiri oleh unsur Muspida dan Tokoh Masyarakat, acara syukuran hari jadi resimen itu juga menghadirkan Musisi Obbie Messakh dan Budayawan Sunda, Dedi Mulyadi. Penghargaan dan hadiah untuk sejumlah perlombaan pada rangkaian ulang tahun juga diserahkan pada para juara dalam acara tersebut.

Dalam keterangannya, Komandan Resimen Armed 2/1 Kostrad, Kolonel Arm Yuniar Dwi Hantono mengatakan, di Ulang tahun Ke-55 dengan revolusi industri 4.0 maka resimen Armed sudah memiliki persenjataan alutsista yang sangat canggih, akan tetapi jati diri sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak boleh berubah. 

"Jati diri sebagai tentara tentara pejuang nasional yang tidak berubah walaupun Alutsista kita sudah canggih, tetap semangat dan berikan pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara serta rakyat," kata Yuniar saat ditemui usai kegiatan, Selasa (29/1/2019). 

Kedepan, perwira TNI yang terkenal dengan keramahannya itu, berharap Resimen bisa berperan dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Saya berharap Resimen bisa terus bermanfaat khususnya kepada masyarakat yang ada di Purwakarta, dan juga TNI akan terus dekat serta dicintai Rakyat," kata Yuniar 

Sementara itu, dalam uraiannya, Budayawan Sunda Dedi Mulyadi mengatakan, dalam sejarah perjuangan bangsa, TNI membuktikan kekuatan perpaduan alam dan budaya untuk mencapai dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

"Kini, hal itu juga tetap konsisten dilakukan. Seperti diterapkan jajaran Resimen Armed 2, baik dengan alam, budaya dan masyarakat. Perayaan ulang tahun dengan melibatkan berbagai unsur ini menjadi bukti, terjaganya TNI Manunggal Rakyat," kata Dedi.

Sekilas Sejarah Resimen Armed 2

Dikutip dari laman Wikipedia, sejarah Resimen Armed 2 berawal pada saat pembentukan Brigade Artileri 2 berdasarkan Surat Keputusan Men/Pangab Nomor Kep/491/XII/1963 tanggal 29 Desember 1963 dan Surat Perintah Men/Pangab Nomor Sprin/36/I/1964 tanggal 29 Januari 1964 tentang organisasi Brigade Artileri 2 dengan Markas Brigade berkedudukan di Jl. Prof. Sahardjo 96 B Jakarta.

Kesatuan-kesatuan yang termasuk dalam Brigade Artileri 2 adalah; Yonarmed 10/76 Para berkedudukan di Ciluar Bogor, Yonarmed 11/76 Tarik berkedudukan di Magelang dan Yonarmed 12/76 Para berkedudukan di Ngawi.

Pada tahun 1967, berdasarkan Surat Keputusan Pangkostrad Nomor Skep/020/III/1967 tanggal 2 Maret 1967 sebutan Brigade Artileri 2 diganti dengan Resimen Artileri Medan 2 Kostrad bersamaan dengan ini Yonarmed 11/76 Tarik dikembalikan ke Kodam VII/Diponegoro.

Pada tahun 1974, dilakukan penataan organisasi pasukan dengan tujuan mencapai efisiensi organisasi dan efektifitas dalam pelaksanaan tugas, berdasarkan Surat Perintah Pangkostrad Nomor Sprin/1024/XII/1974 tanggal 27 Desember 1974 tentang pembekuan Menarmed 1 Kostrad, sehingga Menarmed 2 menerima pelimpahan Batalyon Armed 9/130 RL dan Batalyon Armed 14/Observasi.

Sesuai dengan keputusan tersebut diatas maka sejak tanggal 15 Februari 1975 kesatuan-kesatuan organik dan administrasi Menarmed 2 Kostrad adalah; Yonarmed 9/130 RL di Cimahi, Yonarmed 10/76 Para di Ciluar, Bogor, Yonarmed 12/76 Para di Ngawi Madiun, Yonarmed 13/105 Howitzer di Cimahi, dan Yonarmed 14/Observasi di Cimahi.

Pada tahun 1975, dilakukan pemindahan markas resimen dari Jakarta ke Cimahi berdasarkan Surat Perintah Pangkostrad Nomor Sprin/589/VIII/1975. Maka sejak tanggal 19 Agustus 1975 Markas Resimen Artileri Medan 2/Kostrad yang semula berkedudukan di Jl. Prof. Sahardjo No. 96 B Jakarta pindah ke Jl. Gatot Subroto F-12 Cimahi.

Pada tahun 2003, kembali dilakukan pemindahan markas secara bertahap dari Cimahi ke Purwakarta, berdasarkan Surat Perintah Danmenarmed 2 Nomor Sprin/300/XI/2003 Tanggal 24 Nopember 2003. Maka pada tanggal 26 Desember 2003 Mako Menarmed 2 dan sebagian personel dan materiil dipindahkan ke Purwakarta, sedangkan sebagian personel masih tinggal di Cimahi.

Kemudian, pada tanggal 12 Januari 2004 Markas Menarmed 2 di Purwakarta diresmikan oleh Pangkostrad, menempati bangunan eks Mako Yonarmed 9 di Jl. Raya Sadang, Purwakarta. [Dede]