Baca konten viral kami di BABE

DESKRIPSI GAMBAR    
Polres Melawi Pastikan dalam penyaluran BANSOS di Kabupaten Melawai harus Tepat Sasaran

Polres Melawi Pastikan dalam penyaluran BANSOS di Kabupaten Melawai harus Tepat Sasaran


Melawi, (MI)- Kabag Ops Polres Melawi AKP Sofyan didampingi Kasubbag Dal Ops Bag Ops Iptu Sunar melaksanakan koordinasi lanjutan dalam pengawasan bantuan sosial (Bansos) ke Dinas Sosial Kabupaten Melawi, Dalam koordinasi pengawasan penyaluran bantuan sosial tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Melawi Drs. Ramdhan Suhaimi, M. Si, Rabu (13/2/2019).

Satuan Tugas Daerah Pengamanan dan Penegakan Hukum (Satgasda Pam dan Gakkum) di Kabupaten Melawi diyakini dapat meminimalisir penyimpangan dan penyalahgunaan dana hibah dan bantuna sosial (Bansos) dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Kabag Ops AKP Sofyan mengatakan, dengan adanya kerjasama Kementrian Sosial dengan pihak Kepolisian dalam mengawal penyaluran dana Bantuan Sosial (Bansos), agar dapat memastikan tepat sasaran kepada penerima yang paling membutuhkan.

“Memastikan bantuan sosial ini sampai tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, melalui pengawalan Kepolisian,” jelasnya.

“Rapat koordinasi hari ini bertujuan untuk mensosialisasikan keberadaan Satgas Bansos yang dibentuk oleh Polres Melawi, agar seluruh stake holder mengetahui pelaksanaan hibah dan bansos saat ini dikawal dan diamankan oleh seluruh Aparatur Kepolisian di setiap tingkatan, hingga kepada pihak-pihak yang masih mau bermain-main dengan hibah bansos apabila masih membandel akan berurusan dengan Kepolisian,” tegasnya.

Sofyan juga menyampaikan, pelaksanan kegiatan tersebut merupakan turunan dari Nota Kesepahaman (Mou) antara Menteri Sosial RI dengan Kapolri yang ditandatangani pada tanggal 11 Januari 2019, yang di tindak lanjut oleh Polres Melawi dan Jajarannya.

Ia juga menambahkan, selain melakukan pengawalan, petugas juga dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat. Ia juga meminta, penerima bansos agar jangan mengandalkan pemberian bantuan pemerintah saja, namun juga harus lebih kreatif untuk membangun ekonominya sendiri.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Melawi Drs. Ramdhan Suhaimi, M. Si berpendapat selama ini kelemahan Bansos terletak dalam pengelolaan penyalurannya saja. Sehingga dia melihat kerjasama dengan pihak Kepolisian ini menjadi terobosan baru untuk menciptakan pengawasan yang lebih ketat.

"Manajemen penyampaian ini tidak sederhana, seringkali kita dapat laporan kan, salah sasaran, atau tidak sesuai jumlah dan lain-lainnya. Tidak ada salahnya birokrasi ini dibantu oleh Kepolisian untuk memastikan hal - hal yang tadi tidak terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya‎," jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, S.I.K., M. Si mengintruksikan, agar jajarannya mempersiapkan untuk mengawal penyaluran dana bansos tersebut.

“Polres Melawi dan Polsek Jajaran siap membantu dalam hal pengawasan penyaluran bantuan sosial (Bansos) dan akan menyampaikan secara transparan  kepada Publik dengan cara expose media masa, tuturnya.

“Melalui Kasatgas dan Kasub Satgas Bansos yang telah dibentuk oleh Polres Melawi. Nantinya akan kami pelajari mekanisme bantuan dan siapa saja yang menerima bantuan tersebut, jangan sampai menjadi masalah hukum dan masalah keamanan,”pungkasnya.(Frans / JH)