DESKRIPSI GAMBAR  
 
Warga Keluhkan Sampah Di Pasar Senduro

Warga Keluhkan Sampah Di Pasar Senduro


Lumajang, (MI)- Lumajang, Maret 2019. Dengan adanya pengaduan masyarakat kepada wartawan Media Investigasi, tekait pembuangan sampah dari pasar senduro yang ada sebelah barat yang meresakan lingkungan khususnya dan warga senduro maka wartawan Media ini langsung melakukan investigasi kelapangan ternyata benar bahwa sampah tersebut sangat menganggu pemandangan, kesehatan, juga menganggu akses masyarakat untuk menuju lahan pertaniannya, (20/03/2019).

Selain itu menurut masyarakat sebelum di gunakan pembuangan sampah dulunya ada tempat  wakaf (tempat ibadah) bagi orang_orang yang berjualan di pasar senduro ketika datang waktu sholat dhohur juga ada sumber mata air yang di gunakan untuk berwudhu. Namun sekarang sudah tidak ada lagi akibat pembuangan sampah dari pasar senduro tersebut. 

Setelah melakukan investigasi wartawan Media ini langsung menemui kepala dinas senduro Andri Waluyo saat di komfirmasi terkait masalah pembuangan sampah yang merasakan masyarakat tersebut beliau menjelaskan bahwa benar sampah yang yang di maksud berasal dari pasar senduro, namun pembuangan sampah tersebut di lakukan sejak kepala pasar yang terdahulu, dan saya di tugaskan di sini sejak awal bulan januari 2019, saya selaku kepala pasar sudah mengambil langkah yang di antara nya mengadakan pengerukan , bahkan saya koordinasi dengan kepala desa dan saya tidak akan memperpanjang sewa lahan yang di gunakan untuk pembuangan sampah yang dulu di sewa kepala pasar yang terdahulu. 

Selain itu saya berharap kepada pemerintah untuk memberikan solusi kedepannya agar masalah sampah di pasar senduro bisa tertib tidak seperti yang sekarang agar tidak terjadi pencemaran lingkungan seperti sekarang ini tuturnya. 

Sedangkan menurut sarpras bagian sampah lingkungan hidup lumajang yang Agung Kuncoro Wicaksono saat di temui di ruang kerjanya beliau nya menyampaikan bahwa masalah sampah pasar senduro itu bukan kewenangan saya itu kewenangan dinas pasar dalam hal ini disperindak jadi saya tidak berani ikut campur namun saya selaku dinas lingkungan hidup yang menangani masalah sampah siap membantu asalkan ada tempat pembuangan sampah untuk mengangkutnya selain itu kami pernah membantu kontener untuk pada tahun 2015 yang lalu namun di tolak tandasnya. (Had)