BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR
Ramdan Ketua Manggala Garuda Putih Purwakarta: pertanyakan manajemn RSUD Bayu Asih, tolak berikan data pengguna Jampersal

Ramdan Ketua Manggala Garuda Putih Purwakarta: pertanyakan manajemn RSUD Bayu Asih, tolak berikan data pengguna Jampersal

Keterangan photo: 
Surat jawaban dari pihak manajemen RSUD Bayu Asih Purwakarta kepada Ormas /LSM Manggala Garuda Putih Purwakarta.

Ramdan Ketua Manggala Garuda Putih Purwakarta Pertanyakan Pihak Manajemn RSUD Bayu Asih Purwakarta Tolak Berikan Data Pengguna Jampersal.

Purwakarta, (MI)- Manggala Garuda Putih Purwakarta melalui Ketuanya Ramdan mendatangi pihak manajemen RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk meminta data Jumlah pasien pengguna Jampersal. Namun sangat disayangkan bukan data yang diberikan tapi pihak manajemen RSUD Bayu Asih Purwakarta melalui surat balasan yang dikirimkan ke pihak Manggala Garuda Putih Purwakarta malah mempertanyakan alasan sebagai dasar permintaan data tersebut. Sesuai dengan isi surat balasan yang disampaikan pihak RSUD Bayu Asih Purwakarta pertanggal 28/09/2019 no 488 kepada Ormas Manggala Garuda Putih Purwakarta.

Pada saat dikonfirmasi oleh awak media ini di kantor kesekertariatannya Ramdan menyampaikan, " seharusnya pihak manajemen RSUD Bayu Asih Purwakarta tidak mempersulit kami untuk mendapatkan data Jumlah pasien pengguna Jampersal tersebut, sebagai badan atau instansi publik sudah semestinya memberikan data tersebut sesuai yang tertera di pasal 9 UU Informasi Publik tentang informasi  yang wajib dan harus disediakan oleh badan publik." kata Ramdan. Kamis (07/11/209).

Keterangan photo:

Surat kedua sebagai balasan dari pihak Manggala Garuda Putih Purwakarta kepada pihak manajemen RSUD Bayu Asih Purwakarta.

Lebih lanjut Ramdan menyampaikan " kita ini selaku ormas yang sudah  diakui legalitas nya mempunyai kewajiban. Maka untuk melaksanakan kewajibannya itu salah Satu diantaranya adalah melakukan pungsi kontrol sosial ,jadi sangat naif dan ironis sekali ketika pihak manajemen RSUD Bayu Asih Purwakarta masih mempertanyakan dan mempermasalahkan dasar permintaan kami untuk memperoleh informasi atau data pasien pengguna Jampersal tersebut, "kata Ramdan. 

Lebih jelasnya lagi Ramdan menyampaikan, " kami malah sudah mengirimkan surat kedua sebagai balasan atas jawaban pihak manajemen RSUD Bayu Asih Purwakarta yang mempertanyakan dasar permintaan kami tentang informasi atau data jumlah pasien pengguna Jampersal tapi sampai saat ini pihak manajemen RSUD Bayu Asih Purwakarta belum memberikan jawaban atau balasan atas surat kami yang kedua pertanggal 01/10/2019 itu." kata Ramdan. 

Terakhir Ramdan menyampaikan harapannya, " untuk semua badan publik yang ada di Purwakarta mari kita bekerja sama dan saling melengkapi agar tercipta kondisi yang kondusif .Jangan belum apa apa sudah saling curiga, ini ga baik untuk pihak Pemerintahan Purwakarta dalam menjalankan segala programnya," kalau baik kenapa risih, kalau benar kenapa gentar. Pungkas Ramdan.
 

TERHANGAT