Loading...

BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR
Babak belur dihajar massa, Siswa SMP nekat curi motor demi pacar

Babak belur dihajar massa, Siswa SMP nekat curi motor demi pacar


Demi Traktir Pacar, Siswa SMP Nekat Curi Motor, Akhirnya Babak Belur Dimassa.

Beji (MI)- Demi bisa mentraktir kekasih, RMR, 17, rela untuk melakukan tindak pidana. Betapa tidak, remaja asal Kecamatan Beji, nekat mencuri motor.

Namun, belum sempat menikmati hasil curiannya, pelajar kelas IX SMP di wilayah Beji ini, keburu tertangkap massa. Akibatnya, bukan hanya dinding jeruji besi yang kini harus ditinggali. RMRjuga dibuat babak belur oleh massa yang geram dengan ulahnya.

Aksi pencurian itu berlangsung Minggu sore (16/2). Kejadiannya bermula saat Nurkholis, 27, warga Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, memarkir motor di teras rumahnya. Motor Yamaha Mio itu ternyata mengundang perhatian tersangka, yang sempat melintas di depan rumah korban.

Niat jahat tersangka pun muncul. Ia kemudian mendekati motor korban. Selanjutnya, ia merusak setir motor dan menggondol motor tersebut dengan cara dituntunnya. “Ternyata saat menuntun motor itu, korban melihatnya,” kata Kanitreskrim Polsek Beji, IPTU Tatok.

Korban yang melihat kejadian itu, langsung meneriaki tersangka maling. Sontak, warga yang lain berdatangan untuk melakukan pengepungan. Tersangka yang terpojok, tak mampu berbuat banyak.

Ia mencoba untuk lari. Namun, usahanya sia-sia. Massa keburu menangkapnya. Massa yang gerah, langsung menjadikannya bulan-bulanan. Beberapa bogem mentah mengarah ke wajah dan tubuhnya.

Untungnya, polisi yang tengah patroli mengetahui kejadian itu. “Ada petugas berpakaian preman yang sedang patroli di wilayah setempat. Saat amukan massa terjadi, petugas dengan sigap mengamankannya,” sambung Tatok.

Menurut Tatok, pihaknya masih melakukan penyidikan atas kasus pencurian tersebut. “Sementara ini masih pelaku tunggal. Kami masih dalami lagi, untuk memastikan ada tidaknya tersangka lain,” tukasnya.

Sementara itu, RMR mengaku, kalau ia mencuri motor untuk bisa makan-makan. Termasuk mentraktir pacarnya. “Untuk makan-makan mas,” aku remaja yang masih berstatus pelajar itu.