BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR
Kepala Desa Bonjeruk Diduga selewengkan uang hasil usaha Burung Walet

Kepala Desa Bonjeruk Diduga selewengkan uang hasil usaha Burung Walet

 

KEPALA DESA BONJERUK KECAMATAN JONGGAT LOMBOK TENGAH DIDUGA SELEWENGKAN UANG HASIL USAHA BURUNG WALET YANG DIKELOLA BUMDESNYA.

Lombok Tengah (MI)- Kepala Desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat Lombok Tengah LALU AUDIA RAHMAN diduga telah menyelewengkan uang dari hasil usaha Sarang Burung Walet yang dikelola BUMDES, (17/3/2020).

Dari pengaduan masyarakatnya, Kepala Desa Bonjeruk telah melakukan penyelewengan uang dari hasil usaha sarang burung walet dengan cara memasukkan semua uang hasil usaha bumdesnya ke rekening tabungan milik pribadinya di BANK.

Sumber mengatakan, uang uang tersebut dikelola dan digunakan sendiri secara pribadi, sehingga menimbulkan, banyak warganya yang tidak terima dan mengeluh dengan cara Kadesnya mengelola Dana Desanya.

Indikasi Penyimpangan pengelolaan dan penggunaan uang hasil usaha sarang burung walet yang dilakukan oleh Kepala Desa Bonjeruk mulai sejak menjabat sebagai KADES Bonjeruk.

Lebih jauh sumber mengatakan penyimpangan serta pengelolaan uang tersebut, seharusnya tidak perlu terjadi, karena Kepala Desa sudah mengetahui apa yang dakukannya adalah sebuah kesalahan.

Segala bentuk uang yang bukan hak miliknya sendiri, apabila disetorkan atau ditampung kedalam rekening tabungan pribadinya, akan menjadi bisa dikelola dan digunakan sendiri secara pribadi oleh pemilik rekeningnya kapan dan dimana saja.

Patut diduga jika Kepala Desa Bonjeruk telah melakukan penyimpangan atau penyelewengan yang dilakukannya, jika uang dari hasil usaha sarang burung walet dikelolanya sendiri cecara pribadi, hal ini di ungkapkan oleh warga yang tidak mau disebutkan namanya

Kepala Desa Bonjeruk yang ditemui dan di konfermasi di Kantornya oleh awak media, menunjukkan buku rekening tabungannya dan mengatakan dana sarang burung walet telah dimasukkan kerekening buku tabungan (TAMBORA) an. REKENING ASET DESA BONKERUK dengan saldo Rp. 13.900.726,14  dan menurut Kaur Keuangannya jumlah dana sarang burung walet tersebut sebesar 30 jutaan rupiah

Masyarakat Bonjeruk berharap adanya keterbukaan Kepala Desanya dalam mengelola semua anggaran dana Desa Bonjeruk agar tidak menjadi folemik berkembang di masyarakat. (kam)
 

TERHANGAT