BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR
Banten: Puluhan ribu karyawan pabrik harus menerima nasibnya dipecat dan dirumahkan

Banten: Puluhan ribu karyawan pabrik harus menerima nasibnya dipecat dan dirumahkan

Doc. Ilustrasi


Jelas data yang ada di kita 5 ribu lebih dirumahkan dan 4 ribu lebih mengami PHK, kalau total jumlahnya 9.180. Dan dapat dipastikan (akan) bertambah lagi.

Banten- Sebanyak 4 ribu karyawan pabrik di Banten kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Sedangkan, 5 ribu lainnya terpaksa dirumahkan akibat virus corona  atau Covid-19.

Secara keseluruhan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten mencatat sebanyak 9.180 karyawan pabrik dirumahkan oleh pihak perusahaan.

Kepala Disnakertrans Banten, Al Hamidi mengatakan, puluhan ribu karyawan pabrik harus menerima nasibnya dipecat dan dirumahkan. Bahkan, jika kondisi corona tidak berakhir nasib karyawan lainnya yang saat ini masih bekerja akan di PHK.

"Yang jelas data yang ada di kita 5 ribu lebih dirumahkan dan 4 ribu lebih mengami PHK, kalau total jumlahnya 9.180. Dan dapat dipastikan (akan) bertambah lagi, kita hitung melebihi angka 9000 itu. Kita pantau di Tangsel (Tangerang Selatan) di perusahaan Surya Toto sekitar 10 persen karyawan dirumahkan karena daerah tersebut menerapkan PSBB, kebijakan bagi daerah yang zona merah," ungkapnya, Senin, (20/4).

Al Hamidi meminta kepada perusahaan merumahkan karyawannya agar dapat memenuhi hak-hak mereka berupa gaji sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.

Dirinya juga meminta kepada buruh yang di PHK segera mendaftar kartu pra kerja supaya mendapatkan konpensasi sebesar Rp 400 ribu setiap bulannya.

"Jadi yang dirumahkan ini tentu kita berharap masih dibayar upah berdasarkan kesepakatan. Untuk yang di PHK segera mendaftarkan kartu pra kerja secara mandiri, itu bisa mendapat kompensasi Selama 4 bulan sebesar Rp 400 ribu, Itu bisa membatu," katanya.

Pihaknya juga berharap agar perusahaan yang mengalami penutupan sementara dan merumahkan karyawannya dapat buka kembali setelah pandemi virus korona berakhir.

"Setelah pandemi selesai diharapkan bekerja lagi. Bagi perusahaan yang sudah tutup setelah ada bahan baku dari luar negeri, kalau sudah pulih bisa buka lagi. Perusahaan di Banten ada yang berapa yang tutup, 100 perusahaan lebih dari perusahaan kecil, sedang dan besar. Sebagian pabrik masih kelihatan stabil. Namun ada pabrik yang tutup kurang dari 50 perusahaan," jelasnya.

"Rumah makan sebagian besar tutup, yang buka itu hanya melayani online, untuk hotel sebagian yang tutup, retail 90 persen buka semua"
 

TERHANGAT