Loading...

BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR
Rapid rest positif Corona 12 warga desa Sumbergempol dikarantina

Rapid rest positif Corona 12 warga desa Sumbergempol dikarantina


Desa Sumbergempol, Tulungagung resmi dikarantina oleh Pemkab Tulungagung setelah 12 warganya rapid rest positif Corona.

Tulungagung - Hal itu dilakukan lantaran jumlah warga yang reaktif rapid tes dalam 2 hari mencapai belasan orang.

Pembahasan karantiam wilayah Desa Jabalsari dilakukan siang tadi  (23/4/20) oleh Satgas Penanggulangan Covid-19, bersama Kepala Desa Jabalasari dan para Kades sekitarnya di Kantor Kecamatan Sumbergempol.

Karantina wilayah ini akan resmi dilakukan mulai besok Jum'at (24/4/20).

“Hari ini kami masih inventarisasi berapa titik yang perlu dijaga,  peralatan apa saja yang dibutuhkan,” terang Waka Polres Tulungagung,  Kompol Yoghi Hadisetiawan, usai pertemuan.

Saat pelaksaan karantina, setiap akses masuk ke desa ini akan dijaga oleh TNI-Polri dan Satpol PP, termasuk gang-gang kecil.

Personel yang diterjunkan untuk karantina ini sekitar 70 orang dari polisi yang berjaga setiap hari.

Pada tahap awal, kepala desa melakukan sosialisasi kepada warganya.

“Hari ini masih persiapan, sementara Kades sudah diperintah untuk melakukan sosialisasi,” sambung Yoghi.

Saat karantina dilakukan, setiap warga di Desa Jabalsari tidak keluar  desa. Begitu juga dengan warga luar desa untuk tidak masuk ke Desa  Jabalsari.

Dengan cara ini diharapkan penularan virus Covid-19 bisa diputus.

Masih menurut Yhogi, nantinya akan dilakukan pemisahan warga yang  dianggap punya risiko tinggi, seperti manula dan mempunyai penyakit  penyerta, seperti jantung, diabetes, liver dan penyakit kronis lain.

Karena itu RSUD dr Iskak dan Dinas Kesehatan akan melakukan rapid test  massal, untuk memetakan warga yang sehat dan yang positif.

“Yang  manula kita serahkan ke anggota keluarganya yang sehat agar dijaga.  Kalau  misal ada anaknya yang positif, harus dipisahkan,” tegas Yoghi.

Selama karantina wilayah ini warga yang positif Covid-19 akan diisolasi di sebuah gedung SD yang sudah dipersiapkan.

Pemkab juga akan menjamin logistik selama karantina wilayah melalui dapur umum. Karantina wilayah diberlakukan sampai penularan sudah bisa diputus.

Dari hasil rapid test, sekurangnya ada 14 warga yang menunjukkan hasil reaktif.