BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR
Dinilai lalai pengaturan dana COVID-19, kantor camat Keruak digeruduk massa

Dinilai lalai pengaturan dana COVID-19, kantor camat Keruak digeruduk massa


DPD KASTA LOMBOK TIMUR BERSAMA GERAKAN SELEBUNG BERSATU GEDOR KANTOR CAMAT KERUAK.

Lombok Timur- DPD  Kasta Lotim  bersama Gerakan selebung  bersatu  ( GSP) gedor  kantor Camat Keruak, di karenakan rasa kecewa yang mendalam karena kebijakan pemerintah Desa Selebung Ketangga dinilai lalai dalam pengaturan dana COVID-19.

Bagaimana tidak setelah kami melakukan beberapa kali hearing bersama PJS Kepala Desa Selebung  Ketangga bersama Staf  bersama camat keruak tidak pernah membuahkan hasil  imenurut mereka bahwa  dimana ada beberapa penerima  bantuan COVID-19 banyak yang dobel nama penerima ungkapnya.

Kami KASTA NTB bersama gerakan selebung bersatu  ( GSB) pertanyakan dibawa kemanakah dana yang dobel nama tersebut, kami juga pertanyakan kepada bapak Camat Keruak terkait bantuan telur yang dirubah menjadi ikan teri kering dan kecil. ada apakah dengan semua ini,ungkapnya.

Jika tidak kunjung ada solusi dan hasil dari aksi kami, maka kami akan melakukan upaya hukum, sehingga yang benar tetap benar dan yang salah akan diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku ungkap  ketua  DPD Kasta Lotim DAUR TASALSUL, SH., MH).

Ketika awak media ini konfirmasi camat Keruak Kamarudin Sos (06/8/2020) yang di hubungi via telpon selulernya  pihaknya menyambut baik gerakan  masyarakat  tersebut artinya itu sebagai kontrol kepada pemerintah desa supaya tidak semena mena terhadap masyarakatnya imbuhnya terkait dengan penerima kpm yang dobel pihaknya akan memperbaikinya dan akan segera di cairkan BLT DD yang 300 ribu perbulan tersebut sedangkan terkait keinginan masyarakat tersebut tentang pemberhentian perangkat desa pihaknya mengacu pada.

Regulasi yang ada dan beliau juga berharap supaya pjs kepala Desa supaya membina anak buahnya jika ada yang salah berikan peringatan dari SP 1 sampe SP3 baru di ambil tindakan akunya karena beliau berharap jangan ada masalah di atas masalah harapnya.(kam)
 

TERHANGAT