Ticker

6/recent/ticker-posts

Evakuasi dan berjaga: 278 Rumah terdampak angin puting beliung di Slangit



"Kapolresta : 20 warga mengalami luka-luka, semuanya sudah mendapatkan penanganan dan sudah kembali ke rumah masing-masing".


Cirebon - Polresta Cirebon, Pasca puting beliung di Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan komponen masyarakat terus melakukan evakuasi dan berjaga.


Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M.Syahduddi mengatakan setelah mendapatkan informasi bencana alam angin puting beliung tim gabungan dari TNI, Polri dan BPBD juga komponen masyarakat lainnya langsung terjun ke lokasi. Pihaknya sudah melakukan proses evakuasi terhadap korban yang terdampak.

"Sesuai informasi dari BPBD, saat ini ada 278 rumah yang terdampak akibat angin puting beliung," ujarnya, Minggu (03/01/2021).

Syahduddi mengungkapkan sebanyak 20 warga mengalami luka-luka, semuanya sudah mendapatkan penanganan dan sudah kembali ke rumah masing-masing.

"Semalam juga ada warga yang mengungsi ke rumah ibadah masjid, namun pagi hari ini mereka sudah kembali ke rumahnya masing-masing," ujarnya.
Saat ini, kata Syahduddi, hampir 500 personil dari unsur Kodim 0620, Polresta Cirebon, BPBD dan elemen-elemen ormas LSM ataupun komponen masyarakat lainnya tengah melakukan upaya dalam membantu masyarakat di Desa Slangit.

Menurutnya, sebagian besar yang terdampak adalah bangunan-bangunan atap dari warga yg mengalami kerusakan dan pergeseran. Untuk saat ini sedang dilakukan proses perbaikan dan pembersihan bangunan-bangunan ataupun pepohonan yang tumbang dan menghalangi ruas jalan ataupun akses jalan menuju rumah warga.

"Untuk tim Urkes semua turun baik dari kesehatan Kodim, Polresta, BPBD dan Dinas Sosial," ungkapnya.

Masih dikatakannya, terdapat warga korban puting beliung yang mengalami sesak nafas kemudian dilakukan proses perbantuan dan sudah di rujuk ke rumah sakit dan saat ini sudah kembali pulang ke rumah karena kondisinya sudah pulih kembali. "Menurut dokter yang merawat mengatakan korban  bisa dilakukan rawat jalan," pungkasnya.

Post a comment

0 Comments