Ticker

6/recent/ticker-posts

Kota Bekasi: Pendistribusian BST akan dilakukan secara door to door

Doc.ilustrasi


PT Pos Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Sosial untuk menyalurkan BST kepada 190.811 KPM di Kota Bekasi pada periode Januari 2021.


Bekasi Kota - Proses pendistribusian bantuan sosial tunai (BST) di Kota Bekasi pada Februari 2021 akan dilakukan secara door to door. BST itu langsung dikirim langsung ke rumah keluarga penerima manfaat (KPM).


Proses tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dan antisipasi dipotongnya dana BST oleh oknum petugas RW setelah proses distribusi selesai dilakukan secara kolektif di kantor RW.


"Kami pun siap kalau door to door. Sebagai masukan kami, ini kan kemarin kita coba kumpulkan ke RW," ujar Tri Prayugo Utomo, Korlap Satgas BST PT Pos Indonesia Cabang Bekasi saat dikonfirmasi, Kamis (21/1/2021).


PT Pos Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Sosial untuk menyalurkan BST kepada 190.811 KPM di Kota Bekasi pada periode Januari 2021.


Mayoritas BST disalurkan di kantor RW atau tempat lain yang representatif dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Prosesnya sendiri disaksikan oleh kepolisian, kelurahan maupun PT Pos Indonesia.


"Kita panggil RW-nya, kalau ada warga yang dapat, dipanggil satu-satu. Kita langsung membayar langsung ke bersangkutan," ucapnya.


Meski begitu, beberapa oknum RW kembali menyambangi rumah warga dan melakukan pemotongan setelah proses distribusi selesai. Kejadian tersebut luput dari pantauan petugas.


Oleh sebab itu, pihaknya akan merencanakan pengirimannya dilakukan langsung ke rumah. Namun, cara tersebut, kata Tri Prayugo, akan membutuhkan banyak waktu.


"Kemarin saja Pak RW ada yang enggak kenal sama warganya. Itu yang enggak terlacak oleh mereka. Apalagi kalau kami yang cari alamat KPM-nya? "


 "Serapannya akan kecil, waktunya habis. Sedangkan kami dipatok waktunya untuk berapa hari. Nanti kalau lama malah kami ditanya lagi, 'kok lama?', kan gitu," tutur Tri.


Pada periode Januari 2021, pihaknya baru bisa menyalurkan sebanyak 85 persen BST. PT Pos Indonesia akan terus mengejar pengiriman sebelum akhir Januari 2021.


"Yang terserap baru 85 persen saat ini, sampai tanggal 19 Januari 2021 kemarin. Kami akan mengejar dan mengirimnya ke rumah KPM," ujar Tri.

Post a comment

0 Comments