Gedung Puskesmas Ciater Kota Tangerang Selatan, dengan anggaran 10 miliar tinggal finishing -->

Advertisement

Breaking news

News
Loading...

Gedung Puskesmas Ciater Kota Tangerang Selatan, dengan anggaran 10 miliar tinggal finishing

: Tim Media-INVESTIGASI.COM
Friday, 8 January 2021



Gedungnya sudah rampung. Tinggal finishing serta pengisian alat kesehatan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangsel.


Tangsel - Puskesmas Ciater yang berada di Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan akan segera beroperasi. Saat ini proses pembangunannya sudah rampung, hanya tinggal menunggu pengisian alat kesehatan yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas medis.⁣
"Gedungnya sudah rampung. Tinggal finishing serta pengisian alat kesehatan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangsel," ujar Plt Kepala Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Kota Tangsel Ade Suprizal, Kamis (7/1).⁣
Ade menuturkan, gedung Puskesmas Ciater memiliki tiga lantai. Lantai pertama akan dimanfaatkan sebagai ruang informasi. Lantai kedua diperuntukkan sebagai rawat inap dan pelayanan puskesmas. Sementara itu, lantai tiga berupa aula.⁣
Adapun, sejumlah fasilitas kesehatan yang disediakan di puskesmas tersebut diantaranya terdapat ruang unit gawat darurat (UGD) serta ruang perawatan. Terkait ketersediaan alat kesehatan, Ade menuturkan masih menunggu pihak Dinas Kesehatan Kota Tangsel untuk melengkapinya.⁣
"Menunggu beberapa fasilitas dan ketersediaan alkes dari Dinkes, baru bisa diresmikan," tutur dia.⁣
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Deden Deni menambahkan, pengisian alat kesehatan di Puskesmas Ciater akan segera dilakukan, memasuki tahun 2021 ini. Dia memastikan tempat layanan kesehatan tersebut akan segera dioperasionalkan.⁣
Kehadiran Puskesmas Ciater diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat, terutama warga Kelurahan Ciater, Tangsel untuk lebih mudah menjangkau akses kesehatan di dekat tempat tinggal. "Selama ini untuk warga Ciater jika ingin ke puskesmas, mereka mendatangi Puskesmas Rawabuntu," ujar Deden.⁣
Puskesmas Ciater diketahui berdiri di atas lahan seluas 1.200 meter. Adapun biaya yang dianggarkan untuk pembangunan gedung layanan kesehatan tersebut mencapai Rp 10 miliar. 

(Republika)