Percikan api di kabel listrik kejutkan warga Tamansari -->

Breaking news

News
Loading...

mgid

Percikan api di kabel listrik kejutkan warga Tamansari

: Tim Media-INVESTIGASI.COM
Friday, 5 February 2021



Polsek Gunungsari Atasi Percikan Api di Kabel Listrik yang Kejutkan Warga Tamansari.


Gunungsari - Warga Dusun Munawarah, Desa Tamansari, Kecamatan Gunungsari Lombok Barat dikejutkan dengan munculnya percikan api pada kabel Listrik PLN yang melintas di pemukiman warga. Percikan api ini dibarengi dengan suara yang terdengar seperti mesin las. Suara ini membuat warga semakin panik. Peristiwa ini terjadi Kamis pagi (03/02/2021).      


Percikan api ini diduga bermula ketika malam sebelumnya terjadi hujan lebat. Juga disertai angin kencang yang membuat kabel terjatuh. Kulit kabel juga sobek dan menyebabkan terjadinya arus pendek (korsleting). ‘’ Kami khawatir percikan api akan mengenai atap rumah warga atau mengenai sampah-sampah tanaman yang mengering sehingga terjadi kebakaran. Kami langsung hubungi Polsek Gunungsari untuk menindak lanjuti,” sebut saleh, salah satu warga setempat.


Kapolsek Gunungsari Iptu Surya Irawan, langsung merespon cepat laporan warganya ini. Sekitar pukul 09.00 Wita, Surya tiba di lokasi kejadian. Dia langsung melihat langsung percikan api itu. ‘’ Begitu kami menerima laporan dari salah satu warga Dusun medas Munawarah itu. Saya langsung turun ke lokasi bersama anggota. Tak lama setelah itu, percikan api sudah tidak terlihat lagi. Kabel yang jatuh langsung dipasangi bambu sebagai penompang kabelnya,’’ bebernya.


Walaupun sudah ditopang kayu. Kini muncul kehawatiran baru jika hujan datang lagi. Kabel yang bocor lalu terkena air bisa terjadi korseleting lagi. ‘’ Kabel ini harus segera dibenahi oleh PLN sebelum ada korban jiwa maupun kerugian materi yang bisa merugikan warga setempat. Silahkan warga melapor ke Polsek Gunungsari,’’ tegasnya.


Surya juga akan memfasilitasi warga agar PLN segera membenahi kabel tersebut. ‘’ Kita berharap nanti respon cepat PLN. Tiangnya nanti PLN yang memperbaiki sesuai prosedur sehingga keresahan warga tidak terjadi lagi,’’ harapnya. (*)