Wapres K. H. Ma’ruf Amin lantik para pengurus pusat masyarakat ekonomi Syariah (MES) -->

Advertisement

Wapres K. H. Ma’ruf Amin lantik para pengurus pusat masyarakat ekonomi Syariah (MES)

: Tim Media Investigasi
Wednesday, 24 March 2021


MES diharapkan dapat konsisten menjadi lokomotif pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.


Jakarta - Keberadaan Lembaga Keuangan Syariah (LKS) terus berkembang di Indonesia, salah satunya Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). MES merupakan organisasi masyarakat yang diharapkan dapat konsisten menjadi lokomotif pengembangan ekonomi syariah di Indonesia dan menjadi motor penggerak dalam upaya meneguhkan komitmen masyarakat di dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang unggul dan berkelanjutan.


“Secara khusus, saya ingin meminta agar MES dapat menjadi motor penggerak dalam pengembangan usaha, termasuk usaha mikro dan kecil yang dapat didorong untuk memacu pertumbuhan usaha dan peningkatan ketahanan ekonomi masyarakat,” ucap Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin seusai melantik para Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Periode 2021-2023 secara hybrid (kolaborasi luring dan daring) di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan No. 6 Jakarta Pusat, Senin (22/03/2021).


MES yang memiliki empat arah kebijakan program, yaitu pengembangan pasar industri halal di dalam dan luar negeri, pengembangan industri keuangan syariah nasional, investasi bersahabat yang melibatkan pengusaha daerah, dan pengembangan ekonomi syariah dari pedesaan secara berkelanjutan ini diharapkan dapat meningkatkan kemitraan antar pengusaha.


“Dengan kemitraan ini diharapkan usaha besar dapat memberikan pendampingan dan pembinaan kepada usaha kecil dengan prinsip saling menguntungkan, membutuhkan, dan memperkuat,” ujar Wapres.


Wapres menyambut baik visi, misi, dan arah kebijakan MES yang sejalan dengan rencana kerja Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Tahun 2020-2024, sehingga untuk mewujudkan pembangunan ekonomi dan keuangan syariah harus dilakukan secara bergotong royong.


“Mewujudkan cita-cita pembangunan ekonomi dan keuangan syariah tentu tidak dapat dilakukan oleh satu-dua pihak saja, melainkan harus berjamaah melalui ta’awun atau gotong-royong,” tutur Wapres.


Kemudian, Wapres mengimbau agar para pihak terkait dapat medukung keberlangsungan MES di dalam mewujudkan pembangunan ekonomi dan keuangan syariah berjalan optimal.


“Agar implementasinya berjalan optimal, diperlukan dukungan dan sinergi dari semua pihak, baik internal maupun eksternal. Untuk itu, saya mengimbau kepada segenap pihak-pihak terkait agar turut memberikan dukungan kepada MES,” imbau Wapres.


Lebih lanjut, Wapres berharap MES wilayah dan daerah dapat terlibat dalam akselerasi pembangunan ekonomi syariah dan dapat menjalin komunikasi dengan para pemangku kepentingan setempat.


“MES di seluruh jenjang kepengurusan diharapkan berperan aktif dalam mendorong upaya pemulihan ekonomi nasional,” kata Wapres.


Wapres mengakui saat ini kondisi umat Islam masih menghadapi berbagai tantangan global, seperti persepsi Islam sebagai agama konflik dan kekerasan, serta adanya upaya membenturkan Islam dengan kebangsaan, teknologi, dan masyarakat yang menyebabkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat masih jauh dari harapan. Untuk itu, kehadiran MES diharapkan dapat membantu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, baik di dalam memberikan literasi maupun menyediakan solusi.


“Kehadiran MES harus bisa lebih dirasakan oleh umat. Artinya, MES harus bisa hadir di tengah-tengah masyarakat dan turut aktif menyediakan solusi atas berbagai permasalahan tersebut,” tutur Wapres.


Menutup sambutannya, Wapres berharap agar para pengurus MES yang baru dilantik dapat memberikan kontribusi positif dan inovatif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi syariah yang lebih kuat di Indonesia


“Saya berharap dengan dilantiknya Saudara-Saudara sekalian sebagai pengurus MES periode 2021-2023, akan melahirkan pemikiran dan kegiatan yang inovatif, kritis, dan out of the box,” harap Wapres.


“Insya Allah dengan dukungan dan keterlibatan kita semua, pemerintah dapat memastikan industri ekonomi syariah tumbuh lebih kuat dan berdaya saing, baik dalam lingkup nasional maupun internasional,” tutupnya.


Sementara itu, dilansir dari rilis media Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ketua Umum Pengurus Pusat MES, Erick Thohir menyampaikan bahwa setelah para pengurus dilantik, MES akan bergerak cepat untuk merealisasikan seluruh program kerja.


“Sebagaimana arahan Ketua Dewan Pembina MES, Bapak K. H. Ma’ruf Amin, kami ingin bergerak cepat. Jadi, setelah dilantik pengurus dapat segera mempersiapkan dan merealisasikan program kerja yang sudah disusun,” ungkap Erick.


Tampak hadir secara langsung para pejabat yang dilantik sebagai Pengurus Pusat MES Periode 2021-2023 antara lain, Ketua Dewan Pakar Perry Warjiyo, Ketua Dewan Penggerak Mahfud MD, Ketua Dewan Penyantun M. Arsjad Rasjid, Ketua Umum Badan Pengurus Harian Erick Thohir, serta hadir secara daring seluruh anggota yang tergabung dalam 20 Komite Bidang Pendukung MES.


Sementara, Wapres didampingi oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Puan Maharani. (*)