Letjen TNI Ganip Warsito resmi dilantik sebagai Kepala BNPB -->

Advertisement

Letjen TNI Ganip Warsito resmi dilantik sebagai Kepala BNPB

: Tim Media Investigasi
Tuesday, 25 May 2021


Presiden ingin mentradisikan yang memimpin BNPB adalah perwira tinggi aktif, di antaranya agar setiap terjadi bencana bisa mudah mengerahkan pasukan


Jakarta - Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ganip Warsito resmi menduduki posisi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setelah menjalani pelantikan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (25/5/2021).


Perwira tinggi TNI Angkatan Darat (AD) tersebut menggantikan Doni Monardo yang segera memasuki masa pensiun dari dinas kemiliteran pada 1 Juni 2021.


Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyebut Presiden Jokowi menginginkan adanya tradisi jika posisi Kepala BNPB adalah seorang perwira tinggi aktif.


"Presiden ingin mentradisikan yang memimpin BNPB adalah perwira tinggi aktif, di antaranya agar setiap terjadi bencana bisa mudah mengerahkan pasukan," katanya, dikutip dari Kompas.id, Selasa pagi.


Segudang pengalaman infanteri


Pria kelahiran Magelang, 23 November 1963 merupakan jebolan akademi militer (akmil) 1986.


Sebagai perwira tinggi TNI AD, Ganip tergolong bukan orang sembarangan. Ia mempunyai segudang pengalaman di bidang infanteri.


Bidang ini merupakan pasukan tempur darat dengan metode pertempuran jarak dekat.


Sederet brevet telah disandangnya, mulai brevet Cakra Kostrad, brevet Pemburu, brevet tank kavaleri, hingga brevet pertempuran hutan.


Sebagai perwira tinggi aktif, Ganip telah mengisi sejumlah posisi strategis di tubuh TNI.


Ketika menyandang Brigadir Jenderal (Brigjen) atau jenderal bintang satu, Ganip dipercaya untuk mengemban posisi Direktur Latihan (Dirlat) Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Kodiklat) TNI AD pada 2014.


Jabatan ini ia isi hanya setahun lamanya. Pada 2015, ia digeser untuk mengisi posisi Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad dengan pangkat Mayor Jenderal (Mayjen) atau jenderal bintang dua.


Ketika masih berpangkat Mayjen, Ganip juga pernah menjadi Pa Sahli Tk III Bidang Polkamnas Panglima TNI pada 2016, Pangdam XIII/Merdeka, yang meliputi komando kewilayahan pertahanan Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah pada 2016-2018.


Kemudian, Pa Sahli Tk III Bidang Hubint Panglima TNI pada 2018 dan Asops Panglima TNI pada 2018-2019.


Setelah itu, Ganip digeser untuk menjadi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III) dengan pangkat Letjen pada 2019-2021.


Kemudian pada 1 Februari 2021, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melantik Ganip menjadi Kepala Staf Umum (Kasum) TNI.


Jabatan Kasum Panglima TNI menjadi jabatan terakhir Ganip sebelumnya akhirnya digeser untuk memimpin BNPB.


Resmi dilantik


Ganip resmi dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Selasa siang.


Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 79P 2021 Tentang Pemberhentain dan Pengangkatan Kepala BNPB yang dibacakan Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sektretariat Negara, Nanik Purwanti


"Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa Presiden Republik Indonesia, menimbang, mengingat, memutuskan dan menetapkan Letjen TNI Ganip Warsito sebagai Kepala BNPB. Dan kepada yang bersangkutan diberika hak keuangan dan hak adminstrasi setingkat menteri. Ditetapkan di Jakarta 24 Mei 2021" ujar Nanik.


Jokowi sendiri memimpin pengambilan sumpah pengangkatan Ganip sebagai Kepala BNPB. Ganip mengikuti pembacaan sumpah yang dibacakan Jokowi.


"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," katanya. (*)