Astaghfirullah, Sadis amat wanita cantik ini diduga jadi otak pembunuhan

Breaking news

News
Loading...

mgid

adsense

Astaghfirullah, Sadis amat wanita cantik ini diduga jadi otak pembunuhan

: Tim Media-INVESTIGASI.COM
Monday, 5 July 2021

Dok. istimewa


Penjemputan Virgita sempat alot karena suasana di rumah duka dipenuhi warga dan sempat mencegah polisi membawa Virgita kembali ke Papua.


Kabupaten Jayawijaya - Virgita Legina Hellu alias VLH jadi sorotan. Istri pengusaha emas, Nasruddin alias Acik (44) itu diduga sebagai otak pelaku pembunuhan suaminya. Virgita Legina diduga merancang pembunuhan suaminya dengan dibantu selingkuhannya berinisial M yang kini ditetapkan sebagai tersangka.


Virgita dan M disebut-sebut merencanakan pembunuhan Nasruddin seolah-olah korban dirampok di jalan lalu dibunuh.


Nasruddin dibunuh saat dalam perjalanan pulang bersama Virgita ke rumahnya di Arso, Kabupaten Keerom, Papua. Pemilik toko emas di Arso itu dicegat dan ditusuk hingga tewas di Jalan Hanurata Holtekam Balai Distrik Muaratami, Kota Jayapura, Papua, Senin (28/6) malam pukul 21.30 WIT.


Setelah korban tewas, pelaku yang berjumlah 4 orang merampas tas milik Virgita dan kabur dengan menggunakan mobil.


Virgita meminta tolong kepada pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.


Dalam video yang beredar, Virgita tampak menangis saat dihampiri orang yang akan menolongnya. Virgita memegang lengannya yang terluka.


Seorang perempuan terdengar meminta sopir untuk menghentikan kendaraan dan menolong Virgita.


“Stop dulu kak, stop dulu, stop. Tolong kak, tolong dia dulu,” ucap seorang perempuan.


Perempuan itu menghampiri Virgita yang sedang menangis. Ia menenangkan Virgita dan langsung menghubungi polisi.


“Sabar, saya sudah telepon polisi, sabar ya,” ucap perempuan sambil menenangkan Virgita.


Ia menanyakan kepada Virgita tentang kejadian yang dialaminya malam itu.


“Suami saya, suami saya (dibunuh),” jawab Virgita sambil menangis.


Virgita memperlihatkan suaminya yang tergeletak bersimbah darah.


“Astagfirullah, aduh saya takut sentuh, saya juga takut sentuh mba, maaf ya. Sabar ya polisi ke sini,” ucap perempuan penolong Virgita.


Tak lama, polisi datang dan membawa Virgita ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.


Dari keterangan Virgita, polisi berhasil menangkap pelaku berinisial M dan menetapkannya sebagai tersangka.


Pada saat yang sama, Virgita pulang ke Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.


Polisi kemudian melakukan pengembangan kasus. Dari hasil pengembangan, diketahui tersangka M adalah selingkuhan Virgita.


Otak pelaku akhirnya mengarah kepada Virgita. Polisi memburu Virgita ke Enrekang, Sulawesi Selatan.


Virgita dijemput polisi dari Polda Jayapura dibackup Polda Sulsel di rumah Nasruddin, di Kampung Bangkan Balombong, Desa Tirowali, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Sabtu (3/7/2021) siang.


Saat itu, suasana rumah masih dalam keadaan berkabung dan sedang ada acara tahlilan.


Penjemputan Virgita sempat alot karena suasana di rumah duka dipenuhi warga dan sempat mencegah polisi membawa Virgita kembali ke Papua.


Setelah polisi memberikan pemahaman, akhirnya warga melunak. Virgita kemudian digiring ke mobil untuk dibawa pulang ke Papua.


Warga pun meneriaki Virgita. Mereka tak menyangka wanita cantik itu merupakan otak pembunuhan suaminya sendiri, Nasruddin.


Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan Virgita dalam kasus pembunuhan suaminya.


“Nanti kita juga akan cek apakah kejadian (perampokan) ini alibi istrinya atau lainnya, polisi tidak akan tergesa-gesa menentukan,” ujar Mathius Fakhiri kepada wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Minggu (4/7).


Menurut Mathius, kelakuan istri korban dianggap janggal karena langsung pulang ke Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan setelah suaminya dibunuh.


Karena itum anggota Polresta Jayapura Kota dibackup personel Polda Papua menjemput Virgita ke Kabupaten Enrekang pada Sabtu (3/7).


“Istri korban kita jemput untuk ambil keterangan berkaitan dengan meninggalnya suaminya. Karena kelihatan janggal, bukannya berduka malah pulang ke Enrekang,” ungkap Kapolda.


Sementara itu, Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Faisal Ramadhani menyampaikan pihaknya sudah menangkap M dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.


“M statusnya tersangka dengan pasal yang disangkakan 340 KUHP dimana ancaman hukuman 20 tahun penjara,” ungkap Faisal Ramadhani, Minggu (4/7).


Mengenai motif tersangka menghabisi korban, Faisal Ramadhani menyebutkan tersangka berselingkuh dengan istri korban, Virgita Legina.


Faisal Ramadhani mengaku pihaknya masih mendalami motif cinta segitiga dalam kasus perampokan dan pemebunuhan Nasruddin.


“Untuk detailnya sedang kami kembangkan,” kata Faisal Ramdhani seraya menambahkan tersangka M sudah ditahan di Mapolresta Jayapura Kota. (re/ptu)