PPKM Darurat Disebut, mungkin saja diperpanjang

Breaking news

News
Loading...

mgid

adsense

PPKM Darurat Disebut, mungkin saja diperpanjang

: Tim Media-INVESTIGASI.COM
Wednesday, 14 July 2021



Satgas Covid-19: Perpanjangan PPKM Darurat Bukan Hal Tidak Mungkin.


Jakarta - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyebut penerapan Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mungkin saja diperpanjang. Namun, kebijakan ini masih melihat kondisi penularan Covid-19.

"Pemerintah terus melihat efek implementasi kebijakan di lapangan. Jika kondisi belum cukup terkendali, maka perpanjangan (PPKM Darurat) maupun penerapan kebijakan lain, bukanlah hal yang tidak mungkin," jelas Wiku dalam konferensi pers, Selasa (13/7/2021).

Wiku mengatakan, penanganan luar biasa akan terus dilakukan pemerintah demi keselamatan dan kesehatan masyarakat Indonesia serta dalam upaya mengakhiri pandemi.

Selain itu, pemerintah juga terus melakukan evaluasi kebijakan dalam merespons berbagai situasi dan kondisi yang berubah secara dinamis, salah satunya memperluas area cakupan PPKM Darurat dan PPKM ketat di luar Pulau Jawa dan Bali.

"Pemerintah terus melakukan evaluasi kebijakan berdasarkan perkembangan data epidemologi yang ada, termasuk memperluas cakupan penerapan PPKM Darurat ke luar Jawa dan Bali sesuai Instruksi Mendagri Nomor 20 Tahun 2021," tuturnya.

Adapun perluasan cakupan PPKM Darurat luar Jawa dan Bali, meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat dan Papua Barat.

"Untuk memastikan pemberlakuan instruksi Mendagri Nomor 19 dan 20 Tahun 2021 berjalan dengan efektif dan tepat sasaran, maka diminta kepada kepala daerah untuk segera menindaklanjutinya dengan jajaran Forkompinda," jelasnya.

Kendati demikian, kata Wiku, pemerintah belum akan memutuskan apakah akan memperpanjang atau menghentikan kebijakan PPKM Darurat. Wiku juga mengingatkan agar pemda berkomitmen dalam melaksanakan Inmendagri 19 dan 20 Tahun 2021.

"Kesiapsiagaan dan antisipasi dari pemerintah daerah menjadi kunci penanganan Covid-19 yang cepat dan tepat, sehingga kematian dapat dihindari sedini mungkin," tukasnya. (rsd/*)