Anies Baswedan bakal purna, Airin Rachmi Diany dimunculkan,.. -->

Breaking news

News
Loading...

Anies Baswedan bakal purna, Airin Rachmi Diany dimunculkan,..

Wednesday, 5 January 2022


Penasihat Fraksi Partai Gerindra DKI Jakarta, M Taufik, memunculkan nama-nama calon pengganti Anies Baswedan, dok. istimewa (5/1/2022).


Jakarta - Tahun 2022 adalah periode terakhir Anies Baswedan sebagai gubernur DKI Jakarta. Nama-nama calon pengganti Anies di Balai Kota Jakarta kini muncul ke permukaan.


Seperti diketahui, Anies Baswedan adalah gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Anies bakal purnatugas di pertengahan Oktober tahun ini.


Meski demikian, warga Jakarta belum bakal punya pemimpin definitif selepas Anies menjabat gubernur dikarenakan Pilgub DKI baru bakal digelar 2024. Anies pun belum pasti bakal kembali terjun ke perebutan kursi DKI-1 atau mengikuti pilpres di mana namanya hampir selalu muncul di survei elektabilitas dini, bahkan kerap berada di posisi 3 besar.


Penasihat Fraksi Partai Gerindra DKI Jakarta, M Taufik, memunculkan nama-nama calon pengganti Anies Baswedan. Partai Gerindra adalah pengusung Anies di Pilgub Jakarta 2017.


"Pertama, saya mau urut dari abjad pandangan dan usulan saya. Saya pernah melihat berkas Wali Kota Tangerang Selatan. Airin Rachmy Diani ini kalau didorong di DKI Jakarta bisa menarik," kata Taufik dalam acara refleksi akhir tahun Gerindra di Wisma Garuda Jalan SD Lama No 2, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (31/12/2021).


Lalu ada nama Ahmad Riza Patria yang kini menjabat wakil gubernur DKI Jakarta. Di samping Riza, Taufik menyebut sosok Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia sebagai kandidat potensial. Taufik menilai calon pemimpin muda bisa menjadi alternatif terbaik sebagai calon Gubernur DKI Jakarta selanjutnya.


"Menurut saya mumpuni, karena ke depannya itu yang muda-muda. Itu dari sudut pandang saya. Mungkin nanti akan ada tokoh-tokoh lain yang akan muncul," kata dia.


Pun demikian, Taufik menyebut Anies masih menjadi kandidat kuat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode berikutnya. Dia menilai Anies butuh kendaraan politik untuk bisa maju pilpres.


"Saya kira, Anies masuk juga dalam kategori calon pemimpin DKI. Presiden perlu kendaraan, kalau DKI dia aman," imbuhnya. (dw/*)