Buntut dari video ceramah yang dianggap tidak pantas, ribuan massa tuntut Ustadz Mizzan diproses hukum -->

Breaking news

Live

Baca Kami di Helo

Buntut dari video ceramah yang dianggap tidak pantas, ribuan massa tuntut Ustadz Mizzan diproses hukum

Wednesday, 5 January 2022

Ribuan massa tuntut Ust Mizzan diproses hukum, ribuan massa aksi kepung kantor Bupati Lotim berlangsung damai.


Lombok Timur, (NTB)- Buntut dari beredarnya video ceramah Ust Mizan Qudsiyah yang dianggap tidak pantas, karena isi ceramah yang mengandung kalimat kotor dan berisi ujaran kebencian. Ribuan massa yang tergabung dan menamakan dirinya pecinta ulama TGH L. Ali Batu melakukan aksi damai didepan kantor Bupati Lombok Timur pada Rabu, (05/01/2022).


Seperti diketahui ssbelumnya ceramah yang beredar tersebut dilakukannya sekitar satu tahun yang lalu, namun videonya beredar sepekan terahir. 


Hal tersebut menjadi alasan massa melakukan aksi damai dikarenakan dianggap melukai hati ribuan masyarakat Lombok. Karena massa yang mengikuti aksi tersebut diketahui tidak hanya berasal dari Lombok Timur saja, namun ada dari Lombok Tengah, Lombok Barat dan lainnya. Serta langsung mendapat kawalan ketat dari pihak kepolisian.


Salah satu point yang disuarakan massa aksi yakni mengecam dengan keras apa yang disampaikan Ust Mizan Qudsiyah, dimana dalam isi ceramahnya dianggap tidak pantas keluar dari orang yang dikatakan paham terhadap agama. Selain itu, massa aksi juga menyampaikan kecintaanya terhadap leluhurnya yang dianggap telah banyak mengajarkan bagaiamana menjadi manusia beradab. Sehingga sampai saat ini masyarakat Lombok bisa menjalani hidup rukun dan saling menghargai.


M. Guntur Halba yang juga sebagai kordinator massa aksi mengatakan, dalam menjalankan aksi damai hari ini, pihaknya sangat mengedepankan akhlak baik karena itu merupakan warisan yang ditinggalkan para ulama-ulama di daerah ini.


“Kami sudah menyampaikan apa yang menjadi tuntutan kami dengan baik dan damai, semoga tidak hanya berhenti disini, kami berharap kepada pemerintah daerah dan Polisi untuk merespon dengan cepat,”paparnya dengan lantang.


Lanjutnya, Guntur menegaskan siapapun orangnya dengan latar belakang bagaimanapun. Apabila sudah masuk dalam kategori menyebarkan ujaran kebencian maka harus ditindak sesuai proses hukum yang berlaku.


“Atas nama massa aksi kami berharap pihak berwenang segera melakukan proses hukum!,”Tegas Guntur yang juga dikenal sebagai Tokoh di Sakra.


Sementara itu, Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy di tengah kerumunan massa menyampaikan apresiasi terhadap aksi damai yang berlangsung damai meskipun diikuti ribuan massa.


“Selama 8 tahun saya menjadi Bupati Lombok Timur, saya tidak pernah melihat aksi seperti ini yang berlangsung tertib dan damai. Karena biasanya demo-demo sebelumnya selalu mengeluarkan caci maki,”teriak Sukiman ditengah lautan masss aksi.


Sambungnya, apa yang dilakukan massa pada hari ini juga bagian dari apa yang sudah diajarkan oleh para Tuan guru dan guru-guru dimasa lampau. Dirinya juga berjanji akan merespon apa yang menjadi tuntutan aksi massa. Diahir orasi Bupati juga menandatangani petisi yang sudah dibuat oleh peserta aksi massa,”tutupnya. (hnp)