Ditahan, perkara sepele oknum Perwira TNI AL berujung lakukan pemukulan ke driver ojek online -->

Breaking news

Live

Baca Kami di Helo

Ditahan, perkara sepele oknum Perwira TNI AL berujung lakukan pemukulan ke driver ojek online

Friday, 14 January 2022

dok. ilustrasi/ ist


Panglima besar TNI dan Kasal komitmen tidak ada yang lolos dari proses hukum, (13/1).


Tangerang Selatan - Perwira TNI Angakatan laut (AL) berinisial B yang melakukan penganiayaan terhadap driver ojek online dan anaknya telah ditetapkan sebagai tersangka.


"Statusnya sudah tersangka. Proses penyidikan sedang berjalan. Yang jelas panglima besar TNI dan Kasal komitmen tidak ada yang lolos dari proses hukum," kata Kasubdispenum Dispenal Kolonel Laut Widyo Sasongko, dikutip dari Kompas.com, Selasa (11/1).


Widyo menjelaskan bahwa sebelum perkara ini diajukan ke pengadilan, masih ada kemungkinan kasus berujung damai.


Meski begitu, Widyo memastikan bahwa tersangka tidak akan bebas murni.


"Dia tugasnya melindungi rakyat tapi malah melakukan tindak pidana, kalaupun nanti berujung damai dia tidak akan bebas murni," ujar Widyo.


Menurut Widyo, ada dua jenis proses hukum TNI, yakni hukum pidana dan hukum disiplin.


Meski terbebas dari jeratan hukum pidana, menurutnya, tersangka tidak akan mungkin lepas dari hukum disiplin.


"Di militer ada hukum disiplin selain hukum pidana. Pasti ada penundaan pangkat berapa periode, kalau memang lolos hukum pidana, jadi dia tetap kena hukum disiplin".


Adapun B kini ditahan di Markas Pusat Polisi Militer (POM) AL Lantamal III, Jakarta.


Anggota TNI Pukul Ojol

Diberitakan sebelumnya, seorang pengemudi ojek online (jol) terluka parah di bagian wajah akibat dipukul oleh seorang anggota TNI di kawasan Pamulang Tangerang Selatan, Banten, Minggu (9/1/2022).


Berdasarkan keterangan saksi mata, anak korban yang berusaha melerai juga ikut dipukul hingga terluka.


“Saya di belakangnya, Pak Pur yang kena pukul. Sopir mobil turun dan tonjok Pak Pur. Tatapan-tatapan emosi orangnya, turun langsung pukul. Yang mau misahin juga dipukul,” ungkap Azis saksi mata di lokasi kejadian.


Aksi pelaku berhenti setelah warga sekitar keluar dan langsung melerai.


Komandan Rayon Militer Ciputat mengatakan, pelaku diketahui seorang anggota TNI Angkatan Laut berpangkat Mayor, pelaku pun sudah diserahkan kepada polisi militer.


“Kita limpahkan ke POM AL. prosedur tetap berjalan, nanti kesimpulannya ada di POM AL. Kronologisnya intinya pada dasarnya ada adu mulut di jalan, sama-sama tidak mau mengalah, sepele sih,” kata Danramil Ciputat Kapten ARH Samsuri. (dw/*)