DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

Masyarakat Tidak Boleh Tertinggal Dari Pembangunan

Masyarakat Tidak Boleh Tertinggal Dari Pembangunan



Masyarakat Tidak Boleh Tertinggal Dari Pembangunan

Jakarta, Media Investigasi
Pemutaran film inspiratif di putar dihalaman Gedung Arsip Nasional, Jalan Gajah Mada  No. 112 ,Jakarta Pusat. Peserta yang mendatangi Aksi 2015 tersebut di dominasi para pemuda, Kamis, (24/9).
Dalam kesepatan itu Aksi 2015 lebih mengedepankan Hak seseorang, Hak-hak seseorang juga disinggung untuk diperhatikan dan di prioritaskan oleh Pemerintah.
Tak hanya itu, masyarakat juga diajak berpartisipasi untuk mengontrol jalannya agenda itu, agar kedepannya masyarakat dapat memperoleh hak-hak yang terabaikan. Masyarakat diharapkan untuk membantu mensosialisasikan program-program yang mampu merubah kondisi kehidupan agar lebih baik.
Dalam kesempatan itu, Direktur Save the children, Tata Pujianti memastikan setiap anak harus dilindungi dari tindak kekerasan. Ia juga berharap seseorang baik anak atau orang dewasa tidak boleh ditinggalkan oleh pembangunan.
Pembangunan harus menjangkau setiap lapisan masyarakat tanpa ada perbedaan. Sebanyak 17 tokoh juga terlibat di dalam alur cerita film tersebut .
" Merupakan penambahan atau perbaikan dunia sebelunya. Untuk memastikan anak dan memastikan kekerasan terhadap anak-anak. Selain  tujuan-tujuan memastikan tidak boleh seorangpun ditinggalkan oleh pembangaunan, tidak boleh seseorang pun baik anak-anak atau orang dewasa lainya.Pembangunan menjangkau semua orang,". Tegasnya di atas Panggung Aksi 2015.
Lanjut Tata, Dia telah menggandeng sejumlah organisasi diperkirakan mencapai 30 LSM baik dari Mahasiswa maupun masyarakat .
" Terdiri dari  30 LSM di indonesia dan juga Universitas di Indonesia. Ada 17 tokoh yg kami tayangkan karena mendukung Aksi 2015", Tambahnya.
Panitia acara Aksi 2015, Ira mengharapkan para pemuda bisa mewujukan tugas yang belum selesai. Hal ini terbukti banyaknya pengunjung yang datang dan anak  muda lebih mandiri dan bisa berdiri pada kaki sendiri.
Pihak panitia Aksi 2015, bersedia menerima apa yang ingin disampaikan oleh para pemuda melalui isu-isu positif yang dapat membangun potensi musisi muda.
" 15 Tahun kedepan anak-anak muda bisa mewujudkan kerja-kerja yang belum selesai.Terbukti anak muda yang datang, anak muda bisa berdiri pada kaki sendiri. Panitia berharap lembaga-lembaga yang ingin menyampaikan isu yang dapat membangun musisi muda yang bersuara," Ujar Ira,  di halaman Arsip Nasional, Jakarta. (Didi wj)
Post a Comment