DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

Indonesia Creative Cities Conference Digelar Di Solo

Indonesia Creative Cities Conference Digelar Di Solo



Indonesia Creative Cities Conference Digelar di Solo

Jakarta, Media Investigasi
Dalam rangka mencari lahirnya kota kreatif yang diharapkan bisa mendongkrak perekonomian di Tanah Air, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) menyelenggarakan Indonesia Creative Cities Conference (ICCC) di Solo, Jawa Tengah pada 22 hingga 25 Oktober mendatang.
Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan ICCN sebagai bagian dari program pengembangan industri kreatif dengan menghadirkan karya dan produk unggulan setiap kota di Indonesia untuk mempersiapkan diri dalam program Masyarakat Ekonomi ASEAN.
“Semua kota yang ada di Indonesia memiliki daya tarik yang apabila dikembangkan dapat menjadi ciri khas yang menarik dan mendatangkan wisatawan. Di Indonesia sendiri, sudah ada beberapa daerah yang telah mendapat pengakuan sebagai kota kreatif. Ada baiknya hal ini terus ditingkatkan secara kualitas dan kuantitas,” kata Arief di Jakarta baru baru ini
Arief menambahkan kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan jejaring sejak terbentuk sejumlah gerakan untuk menggalang Kota Kreatif diberbagai kota di Indonesia. Dan gagasan dan inisiatif untuk mengembangkan kota kreatif menekankan pada proses penciptaan, inovasi dan bakat individu.
Arief mengungkapkan bahwa upaya untuk mendorong perkembangan ekonomi kreatif diawali dengan terbitnya Inpres No. 6, tahun 2009. Upaya ini semakin dikukuhkan melalui pembentukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang memulai kiprahnya pada 19 Oktober 2011. Pada tahun 2015, terbit Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2015 yang menjadi dasar pembentukan BEKRAF.
“Sejak itu, sejumlah kota mulai menerapkan pengembangan ekonomi kreatif dan selanjutnya menjadi kota kreatif. Sebut saja Bali, Bandung, Jogja, Pekalongan dn Solo,” ucap Arief.
Menurutnya salah satu point utama dari prinsip kota kreatif Indonesia adalah pentingnya membangun kota welas asih yang mengedepankan prinsip hak asasi manusia (HAM) juga mengutamakan kepentingan seluruh anggota masyarakat, termasuk kelompok rentan dan warga.
Target peserta Indonesia Creative Cities Conference adalah BAPPENAS dan Kementerian yang terkait program pengembangan Ekonomi Kreatif, anggota Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), kota anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), dan Asosiasi praktisi profesional di 15 subsektor Industri Kreatif dan berbagai pihak yang mewakili pengembangan kota kreatif di Indonesia. (ThressNo)


Post a Comment