DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

TEDDY PRANGI PRIHATIN PEREDARAN NARKOBA

TEDDY PRANGI PRIHATIN PEREDARAN NARKOBA


Teddy Prangi Prihatin Peredaran Narkoba

TANGERANG SELATAN, MEDIA INVESTIGASIDalam rangka mengantipasi penyebaran narkoba dikalangan pelajar dan remaja Trangi Entertainment bekerjasama dengan Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan (PMPP) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar event Dialog terbuka dengan "Selamatkan Generasi Muda Harapan Bangsa Dari Bahaya Narkoba”  dihadapan siswa siswi SMU Negeri 10 Tangerang Selatan.
          
Acara yang juga dalam rangka memeriahkan Hari Pahlawan tersebut digagas Teddy Prangi bintang film yang baru saja merilis film terbarunya 3 Pilihan Hidup ini karena dirinya prihatin kalau Indonesia dalam kondisi darurat narkoba. Menurut Teddy  jumlah pengguna narkoba terus meningkat signifikan. 50 orang meninggal perhari karena narkoba. Bahkan penyalahgunaan narkoba semakin mengancam anak-anak dan remaja.


"Sebagai penggiat anti narkoba prihatin kondisi maraknya peredaran narkoba di Indonesia. Karenanya kami memandang perlu mngantipasi dengan memberikan penyuluhan tentang Bahayanya Narkoba di kalangan pelajar," ujar TeńŹdy saat berdialog dengan siswa siswi SMU 10 Tangerang Selatan Kamis (10/11).
          
Sementara Ir. H. Didik Purwanto selaku Ketua Umum Perkumpulan Masyararakat Peduli Pendidikan menambahkan. “Kita prihatin. Dari tahun ke tahun jumlahnya terus meningkat. Tahun lalu jumlahnya sekitar 4,5 juta, sekarang meningkat mencapai 5 juta orang,” ujar Didik Purwanto.
        
Didik menambahkan, kejahatan narkoba kategori kejahatan luar biasa dan serius. Apalagi ini kejahatan lintas negara. Indonesia telah menjadi target asing. “Indonesia menjadi salah satu jalur utama obat bius. Sebagai negara dengan populasi remaja terbesar, permintaan obat bius cukup tinggi dan menjadi pasar potensial narkoba di dunia,” ungkapnya prihatin.
       
Karenanya Teddy Prangi  sebagai penggiat anti narkoba akan terus menerus menggelar event Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba dan sebagai penggagas acara, sekjen Pafindo ini berharap acara serupa dapat dilaksanakan secara periodik, bisa berlangsung di berbagai tempat dan di berbagai kota.
        
“Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi, menginspirasi dan mengedukasi para remaja di Indonesia. Kami mengharapkan PMPP dan BNN dapat terus bekerjasama memberantas peredaran narkoba. Melalui kegiatan seni dan kegiatan positif lainnya, kita dapat memberikan penyeluhan berupa pencegahan, pemberdayaan, serta merehabilitasi remaja yang telah ketergantungan narkoba,” ujar Teddy Prangi.
        
Peringatan Hari Pahlawan ini tidak hanya dihadiri ratusan pelajar, para guru, kepala sekolah, para artis dibawah manajemen Trangi Entertainment, dan penggiat anti narkoba, namun juga dihadiri Walikota Tangerang Selatan, Hj. Airin Rachmi Diany, S.H., M.Kn., M.H.
        
Dalam sambutannya Airin menyampaikan, fenomena berpacaran di kalangan remaja menjadi sebuah dilema bagi para orangtua. Orangtua jadi serba salah. Bila anak dilarang pacaran, khawatir anak memilih backstreet dan lepas kontrol. Tetapi bila diperbolehkan orangtua takut tidak bisa selalu mengontrol dan anak menjadi kebablasan.
        
“Saya membolehkan anak saya pacaran. Lebih baik dia jujur menyampaikan siapa pasangannya, daripada backstreet. Tapi mungkin ini akan berbeda dengan pandangan guru agama di sini,” ujar Airin, yang tampak hati-hati dalam menyampaikan pandangannya. 

Reporter: Buyil
Editor: Rosyid

Post a Comment