DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

PRESIDEN RAYAKAN ISRA MI'RAJ DI PURWAKARTA

PRESIDEN RAYAKAN ISRA MI'RAJ DI PURWAKARTA

Tema yang diangkat pada kegiatan tersebut adalah “Bapak Joko Widodo Bersama Guru Ngaji Merawat NKRI”.

Purwakarta, Media Investigasi- Presiden Joko Widodo dalam lawatan kerjanya ke pesantren Al Hikamusslafiyah (25/04) dalam rangka menghadiri Istighosah Akbar dan peringatan Isra’ dan Mi’raj, tema yang diangkat pada kegiatan tersebut adalah “Bapak Joko Widodo Bersama Guru Ngaji Merawat NKRI”.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Menteri Agama, Mensesneg, Ketua DPR RI, Imam Masjid Istiqlal, Wagub Jabar, Bupati Purwakarta serta para tamu undangan lainnya. Presiden Jokowi menyampaikan dirinya menikmati perayaan peringatan Isra Miraj bersama para santri di Pesantren Al Hikamussalafiyah Cipulus, Purwakarta, Jawa Barat.

"Ya kalau di wilayah, apalagi di pondok pesantren ini lebih ramai. Kalau di istana serius dan formal, bedanya di situ," ujar Presiden terkait perayaan Isra Miraj usai acara bersama ulama dan para santri, Presiden mengatakan perayaan Isra Miraj di pesantren memiliki kekhidmatan tersendiri saat dirinya mengikuti acara bersama para ulama, guru-guru agama maupun para santri.

"Kita sangat bahagia sekali bisa ketemu dengan ulama di Jawa Barat, dengan guru ngaji, dengan santri-santri. Saya kira ini suasana yang berbeda dalam memperingati Isra Miraj," ungkapnya.


Presiden Jokowi mengatakan bahwa Isra Miraj merupakan perjalanan malam Nabi Muhammad. SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan kemudian dilanjutkan dengan perjalanan ke Sidratul Muntaha.

Jokowi mengingatkan makna Isra Miraj adalah agar umat Muslim selalu beribadah dan meningkatkan keimanannya. "pesannya adalah agar kita selalu ingat perintah shalat, dan juga agar iman kita semakin kokoh," ujar Presiden.

Dalam kegiatan Presiden tersebut tampak Dandim 0619 Purwakarta Letkol Inf. Arie Depria M Mapangara, Kapolres Purwakarta AKBP Hanny Hidayat, Sik, MH pimpin langsung anggotanya dilapangan dalam mengamankan kunjungan kerja Presiden. (Ina/dd)
Editor: Rosyid

Post a Comment