DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

UPAYA SATKER PSPAM PENUHI KEBUTUHAN AIR BERSIH SULBAR

UPAYA SATKER PSPAM PENUHI KEBUTUHAN AIR BERSIH SULBAR

Pengembangan Sistem Penyediaan Air minum (PSPAM) Provinsi Sulbar melaksanakan beberapa program pembangunan fisik seperti pembangunan Instalasi Pengolahan Air dan pengembangan jaringan perpipaan air minum.

Mamuju, Media Investigasi- Kerja keras Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (PSPAM) Provinsi Sulawesi Barat, terus berupaya untuk memenuhi permintaan masyarakat Sulbar  terhadap pelayanan air bersih. Untuk itu pada tahun  ini Satuan Kerja  Pengembangan Sistem Penyediaan Air minum (PSPAM) Provinsi Sulbar melaksanakan beberapa program pembangunan fisik seperti pembangunan Instalasi Pengolahan Air dan pengembangan jaringan perpipaan air minum, yang bertujuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di beberapa kabupaten kota se Sulawesi Barat melalui anggaran APBN Tahun 2017 senilai kurang lebih RP 40 MilIar (empat puluh miliar rupiah).

Hal tersebut di sampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah II Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Provinsi Sulbar, Husain Hs. ST. MT, Ke awak media saat di ruang kerjanya Kamis (7/7) minggu lalu.

Menurut pria mudah berkecamata itu, bahwa di Satker PSPAM Sulbar terdapat beberapa program yang dilaksanakan tahun ini, seperti Bantuan Program Penyehatan PDAM di beberapa kabupaten kota, serta pembangunan IPa dan jaringan perpipaan air minum, dimana semua program yang dilaksanakan setelah selesai kontrak, kami serahkan ke pihak Pemda Kabupaten untuk dikelola oleh PDAM masing-masing kabupaten kota.

“Untuk diketahui, tidak semua kabupaten mendapat program bantuan penyehatan PDAM. Hanya PDAM dengan kategori kurang sehat atau sakit yang memperoleh program tersebut,” kata Husain, Hs, saat di ruang kerjanya.

Lanjut Husain, tahun ini Kabupaten Mamuju tidak mendapat bantuan program tersebut, karena PDAM Mamuju sudah masuk dalam kategori sehat, sedangkan empat kabupaten lainnya mendapat program tersebut, karena masih tergolong PDAM kurang sehat, “Olehnya itu kami berharap agar masyarakat tetap menjaga bersama fasilitas yang telah disediakan oleh pemerintah dan tak kalah lebih pentingnya lagi bila masyarakat dapat menggunakan air secara   "bijak" dan tidak boros/hemat air,” tandas Husain Hs. ST. MT.

Sementara itu Kepala Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Sulbar, Andi Ibrahim Nawawi. ST, ungkapkan bahwa apa yang di sampaikan PPK tersebut adalah merupakan hal yang sejalan dengan program pemerintah, sehingga Kepala Satker dengan harapannya, agar semua staf dan jajaran dapat bekerja sama dalam satu misi dalam menjalankan  program agar  hasilnyapun akan maksimal. Olehnya itu, kami juga berharap kepada rekan-rekan media maupun LSM untuk bekerja sama memantau program yang kami laksanakan dan membantu kami untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar menggunakan air secara bijak.(Musraho)
Editor: Rosyid

Post a Comment