BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR  
PT TOP Donorojo Pacitan Dilahap Sijago Merah

PT TOP Donorojo Pacitan Dilahap Sijago Merah

PT TOP Donorojo Pacitan Dilahap Sijago Merah.

Pacitan (MI)- Kali ketiga Pabrik pengolahan kayu lapis (plywood)  PT Toenas Oetama Pacitan (TOP) yang berada di Dusun Kebon, Desa/Kecamatan Donorojo kembali mengalami musibah kebakaran, Senin (26/2) sekira pukul 10.00 WIB.

Menurut Danramil 0801/11 Donorojo Kapten Inf Nurhadi, mengatakan bahwa kebakaran tersebut disebabkan adanya kebocoran kran Olie pada mesin HPV Open atau mesin press yang mengakibatkan tiga unit mesin terbakar.

Dalam peristiwa tersebut berawal saat salah satu saksi kejadian, yakni Bapak Bungkus yang merupakan Kepala Bagian Produksi melihat semburan oli dari mesin Hotpres Viner/Open (HPV) yang bercampur denga api langsung menyembur keseluruh ruangan press.

“Melihat kejadian itu Bapak Bungkus berlari menuju panel mesin untuk mematikan listrik dan menutup pipa kran oli agar tidak terjadi kebakaran yang lebih luas,” ujarnya.

Lebih lanjut Danramil mengatakan bahwa saksi juga menuju ke Panel induk PLN untuk mematikan seluruh aliran listrik di area pabrik.

“Bersamaan dengan itu Kepal regu repari bapak Rudi mengevakuasi seluruh karyawan untuk keluar dari area Pabrik dan langsung menghubungi Unit Damkar dari Kecamatan Punung dan Pemkab Pacitan,” jelas Mantan Pasi Intel Kodim 0801 tersebut.

Kapolres Pacitan AKBP Setyo Koes Heryatno melalui Kapolsek Donorojo AKP Sukisman menjelaskan, Pada Senin sekitar pukul 10.25 WIB, satu unit Pemadam kebakaran dari Kecamatan Punung tiba di lokasi kejadian langsung memadamkan api.

“Kemudian, pukul 10.50 WIB, dua unit Pemadam Kebakaran dari Pemkab Pacitan tiba di lokasi kejadian langsung memadamkan api, api berhasil dipadamkan sekira pukul 11.00 WIB,” terangnya.

Untuk sementara tidak ada korban dalam kejadian tersebut, namun sebanyak tiga unit mesin HPV terbakar dengan kerugian diperkirakan sekitar Rp1,5 miliar. Polisi juga telah melakukan pemasangan garis polisi di area PT TOP.

Baca Juga : Desa Siaga Di Kabupaten Serang Dikukuhkan Dinkes

“Kejadian kebakaran di PT TOP bukan yang pertama kalinya, pada tahun 2017 juga pernah terjadi kebakaran yang mengakibatkan 7 unit mesin HPV terbakar,”tandasnya.

Saat ini penyebab pasti kebakaran di PT TOP masih menunggu hasil dari tim Puslabfor yang telah melakukan olah TKP.(tyo)