Breaking News

Lamtim ; Wartawan Dipukul Helmnya saat Meliput Pembangunan  Drainase

Lamtim ; Wartawan Dipukul Helmnya saat Meliput Pembangunan Drainase

Lampung Timur, (MI)- Lagi-lagi perlakuan tidak menyenangkan terhadap Awak Media (Wartawan,red)  saat menjalankan tugas Jurnalistik kembali terjadi, kali ini hal tersebut menimpa Andri Wartawan Surat Kabar Global Post mendapat perlakuan tidak menyenangkan yang di lakukan oleh oknum bergaya preman dengan inisial UP di Desa Sukoharjo Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, Senin (06/08/2018).

Dari data yang dihimpun perlakuan tidak menyenangkan tersebut berawal saat Andri (wartawan) sedang melakukan Sosial Control di lokasi pembangunan Drainase desa Sukoharjo, Dusun 4 yang menggunakan Dana Desa, dan di duga pembangunan tersebut tidak sesuai spek, pada saat pengambilan gambar tiba-tiba helm yang dipakainya dipukul oleh UP yang mengaku pekerja pada proyek pembangunan tersebut.

Saat di wawancarai beberapa media, Selasa (07/08/2018) Andri menceritakan kronologis kejadian yang dia alami,"bapak TPK, terus yang jawab UP, bukan kata UP, sambil dia memberi kode kepada pekerja yang saya tanya,"jelasnya.

Telah di ketahui ternyata oknum yang bergaya preman itu di duga telah membekingi pekerjaan di desa Sukoharjo, dan oknum tersebut adalah masih sepupu dari kepala Desa Sukoharjo.

Lebih lanjut Andri menceritakan,"kamu di sini kerja ya, terus menurut kamu pekerjaan seperti ini bener atau tidak, tanya Andri terhadap UP, terus UP itu menjawab, kamu ini wartawan dari mana, KTA kamu mana, kalau kamu mau angkat ini beritain aja, jawab UP," lanjutnya.

Saat wartawan itu ingin mengambil Gambar, Oknum itu pun sempat memukul kepala Wartawan yang sedang memakai helm, dan berlari ke arah mobil untuk mengambil besi, tapi belum tau pasti apa tujuan UP itu mengambil besi.

Masih menurut Andri,"setelah itu saya mengeluarkan HP, baru membidik Kamera (mengambil gambar, red) langsung "Ceplak" di pukul helm yang masih saya pakai itu, terus dia lari ke mobil, tapi saya masih sempet ngambil video dan gambar, saya liat dia ngambil besi di mobil itu, tapi dia gak ngedekat dan saya pun tidak mendekati dia", tambahnya.

Baca juga : Pria Paruh Baya Pelihara Delapan Jenis Satwa Langka, Diciduk Polisi

Hingga di terbitkan berita ini, kepada Desa Sukoharjo (Darsom, red) tidak bersedia di wawancarai dengan alasan sedang tidak di rumah, dan kepala desa mengaku tidak mendengar kejadian tersebut. (Indra)

Lihat vedio seru terkait klik disini, 
Post a Comment