DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

KPK Amankan Wali Kota Pasuruan

KPK Amankan Wali Kota Pasuruan

Jakarta, (MI)- Setelah diperiksa selama kurang lebih 11 jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akhirnya Walikota Pasuruan Setiyono meninggalkan Polres Pasuruan, Kamis (4/10/2018) pukul 19.15.

Wali Kota Pasuruan Setiyono diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) dilansir wartakota, Kamis (4/10/2018) pagi.

Informasi itu dibenarkan Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera.
Kata dia, penyidik KPK meminjam ruangan di markas Polres Pasuruan untuk memeriksa Wali Kota Pasuruan.

"Saat ini Wali Kota Pasuruan sedang diperiksa di Polres Pasuruan, Wali Kota ya, bukan Bupati Pasuruan," katanya dikonfirmasi.

Barung enggan menjelaskan dalam kasus apa Wali Kota Pasuruan diperiksa KPK.
"Soal detil kasusnya itu wilayah KPK, bukan polisi. Kami hanya meminjami ruangan untuk pemeriksaan," jelasnya.

Informasi yang berkembang di Polda Jatim, penyidik KPK juga mengamankan plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pasuruan.

Tautan asal
Setelah diperiksa selama kurang lebih 11 jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akhirnya Wali Kota Pasuruan Setiyono meninggalkan Polres Pasuruan, Kamis (4/10/2018) pukul 19.15.

Setiyono diperiksa lembaga antirasuah terkait kasus suap pembangunan.

Sesuai yang disampaikan KPK, Setiyono mendapatkan fee pembangunan.
Dalam kasus ini, KPK mengamankan barang bukti sebesar Rp 120 juta dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT). Informasi yang didapatkan, Setiyono akan diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Setiyono tidak sendirian.
Ada tiga orang lainnya.
Jadi, total ada empat yang dibawa ke Jakarta oleh KPK. Padahal, KPK mengamankan tujuh orang, dan tiga sisanya dipulangkan.

Sayangnya, dari keempat yang diterbangkan ke Jakarta melalui Bandara Juanda, tiga orang belum jelas identitasnya kecuali Setiyono.

Ruang Dinas PUPR disegel KPK.
Ruang Dinas PUPR disegel KPK. (Surya Malang) Sebelumnya, KPK sempat mengamankan tujuh orang dari sejumlah tempat.

Ada lima ruang yang disasar KPK, yakni ruang dinas Walikota Pasuruan Setiyono, ULP, Dinas PUPR, Staff ahli hukum dan politik, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil. Kelima ruangan ini akhirnya disegel.

Keempat orang ini keluar dari ruang pemeriksaan dengan pengawalan ekstra ketat. Sejumlah petugas kepolisian mengawal ketat keempat yang dibawa KPK ke Jakarta.

Setiyono tampak mengenakan kaus kuning dipadukan dengan jaket warna hitam. Tak seperti biasanya, wajahnya Setiyono tampak murung. Ia tak lagi ceria dan ramah.

Padahal, seperti yang dilakukannya selama ini, setiap ketemu orang, selalu tersenyum, menyapa, dan bersalaman. Itu yang selalu dilakukannya setiap hari.

Setiyono tak menyapa wartawan yang ada di depannya. Ia terus menundukkan kepalanya dan berlindung dalam barisan anggota Polres Pasuruan yang memang melakukan pengawalan sangat ketat.

Ia masuk ke dalam bus dinas Polisi milik Polres Pasuruan. Setiyono duduk di bangku paling depan, disusul dengan tiga orang lainnya yang duduk di belakangnya.

Meski bus kedinasan milik Polres Pasuruan, fasilitasnya terbilang cukup lengkap.

Kursinya empuk dan AC-nya menyala.
Tak lama setelah keempat orang duduk di dalam, bus meninggalkan Polres Pasuruan dengan pengawalan patwal. Bus menuju Bandara Juanda. Rencananya, mereka akan diterbangkan ke Jakarta dengan jadwal penerbangan pukul 23.00.

Kapolres Pasuruan, AKBP Raydian Kokrosono mengatakan, semua keterangan yang akan menyampaikan dari pihak KPK atau Kabid Humas Polda Jawa Timur.

Secara tegas, mantan Kapolres Lumajang ini menyampaikan, Polres Pasuruan hanya kebagian tempat atau istilahnya pinjam tempat untuk proses pemeriksaan.

Baca juga : Kuasa Hukum Terdakwa TPPO, Duga Ada Konspirasi Oknum Penyidik Polisi

"Nanti yang menyampaikan sana, satu pintu saja. Informasi sedikit saja, mereka akan dibawa ke Jakarta, dan dari tujuh orang yang diperiksa hari ini, hanya empat yang dibawa, tiga dipulangkan," katanya. []
Post a Comment