DESKRIPSI GAMBAR

Breaking News

Menkeu Pastikan Tindaklanjuti Dana Tambahan Bencana Alam

Menkeu Pastikan Tindaklanjuti Dana Tambahan Bencana Alam

Jakarta, (MI)- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan segera menindaklanjuti anggaran dana tambahan senilai Rp500 miliar yang diajukan Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) untuk bencana alam di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Sebelumnya, Sri Mulyani telah mencairkan dana senilai Rp560 miliar sesuai dengan nilai yang diajukan BNPB untuk korban gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Donggala dan Kota Palu.

Pencairan dana itu dilakukan pada Senin (1/10) pekan lalu, dilansir cnnIndonesia dengan mengambil alokasi dana tersebut dari pos belanja lain-lain, khususnya dana tanggap darurat (on call).

"Pokoknya kami akan terus mengakselerasi kalau memang itu permintaan yang disebut dana on call diperlukan. Dana on call itu penting bagi mereka untuk operasi, sifatnya darurat," ujar Ani, sapaan akrabnya, di sela pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-World Bank) 2018, Senin (8/10).

Meski begitu, ia belum bisa memastikan waktu dana tambahan untuk BNPB itu bisa dicairkan oleh kementerian. Ia hanya yakin bahwa saat ini Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan tengah mengkaji pengajuan dari BNPB.

"Kami sudah diskusikan juga dengan Pak Wakil Presiden (Jusuf Kalla) kemarin malam dan Direktur Jenderal Anggaran terus berkomunikasi dengan BNPB," terangnya.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan lembaganya kembali mengajukan dana tambahan untuk memaksimalkan penanganan bencana alam di Sulteng.

Dana tersebut akan digunakan untuk menunjang kebutuhan di posko bencana dan pembelian berbagai kebutuhan mendesak bagi korban gempa dan tsunami Sulteng.

"Dana Rp500 miliar tidak harus dihabiskan, tapi sesuai kebutuhannya. Misalnya aktivasi posko serta pembelian berbagai barang kebutuhan darurat dan mendesak," jelasnya.

Pada Jumat (28/9), gempa bumi berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Donggala di Sulteng. Gempa tersebut kemudian memicu tsunami di Kota Palu. Dari bencana alam itu, BNPB melaporkan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 1.944 jiwa.

Baca juga : Ratna Sarumpaet, Ditangkap Di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta

Sampai saat ini, BNPB bersama beberapa lembaga terkait terus melakukan penanganan bencana alam. Targetnya, pencarian korban bencana alam akan dilakukan sampai 11 Oktober mendatang. []
Post a Comment