Chanel Investigasi

Apa Alasan Ka UPTD Puskesmas Karya Tani, Enggan Ketemu Wartawan

Apa Alasan Ka UPTD Puskesmas Karya Tani, Enggan Ketemu Wartawan


Lampung Timur, (MI)- Tak akan ada asap jika tak ada api, entah kenapa dengan prilaku Karyanto yang diduga enggan ditemui awak media saat akan melakukan konfirmasi. Kamis (14/03) kemarin, Kepala UPTD Puskesmas Karya Tani Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur itu diduga enggan bertemu dengan awak media dan nampak tidak transparan mengenai informasi publik. Pasalnya beberapa kali hendak di konfirmasi, selalu menghindar.

Karyanto sang Kepala UPTD Puskesmas Karya Tani seperti menghindari kejaran awak media ketika beberapa kali mengunjungi puskesmas tersebut.

“Mau ketemu siapa pak,” tanya salah seorang staf puskesmas ketika Bnnews .top, menyambangi puskesmas tersebut. Senin (14/3/2019) lalu.

“Ijin bu saya mau ada perlu ketemu Pak Korlak,” jawab jawab wartawan bnnews.top.

Lalu staf tersebut pun kembali menjawab, “Pak Korlaknya lagi tidak ada,” kata dia sembari masuk lagi kedalam ruangannya.

Sementara faktanya dilokasi, pewarta bnnews.top  melihat kendaraan roda empat mobil bermerk Toyota Inova milik Kepala UPTD Puskesmas Karya Tani Karyanto, terparkir di tepi jalan depan gedung puskesmas tersebut.

Hingga berita ini di tayangkan kembali  masih belum diketahui apa penyebab dan alasan Kepala UPTD Puskesmas Karya Tani Karyanto yang  diduga  enggan menemui awak media dan nampak tidak bersahabat itu.

“Kedatangan kami menemui nya (Karyanto-red), bukan untuk minta uang, tapi menjalankan tupoksi kami sebagai jurnalistik guna menghasilkan pemberitaan yang berimbang dan cover both side. Kami ini pencari berita atau pewarta dan bukan pengemis,” kata salah seorang pewarta bnnews .top .

Menanggapi hal tersebut, Andrey Wapemred WARTALIKA.id mengatakan setiap pejabat publik punya kewajiban untuk menyalurkan informasi terkait satuan nya kepada khalayak umum.

“Pola apa yang dikerjakan si pemangku jabatan terhadap satuannya, dan apa saja masalah yang ada di satuan perangkat kerjanya. Kritik dan saran saya rasa perlu di sampaikan dan pejabat itu harus siap di kritik demi membangun kinerjanya agar lebih baik lagi. Kalau dia (Karyanto-red) enggan menemui wartawan kredibilitasnya perlu dipertanyakan,” kata Andrey.

Masih menurut Andrey, Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi kepada publik.

“Kita (Pers-red) di tuntut agar bekerja se profesional mungkin. Namum masih saja ada pejabat seperti Kepala UPTD Puskesmas Karya Tani yang diduga alergi terhadap kami saat mau di konfirmasi dan silaturahmi , Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers seperti tidak ada artinya buat si pejabat itu (Karyanto-red),” terangnya. Seraya meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur agar mengevaluasi kembali kinerja bawahannya.

Sementara itu plt Kepala dinas kesehatan Lamtim Nur Samsu ,SH,ketika awak media ini berkunjung ke dinas kesehatan untuk mengkonfirmasikan hal tersebut (18/3) mengucapkan terimakasih atas masukan yang diberikan dan dinas kesehatan sanÄ£at welcome dan bermitra dengan media."saya mengucapkan terimakasih atas masukan nya  "kata Nur Samsu. [Red/oti]