BREAKING NEWS

  DESKRIPSI GAMBAR  
Nova Iriansyah; 7 Bulan Setengah Pembangunan Jembatan Dapat Dituntaskan

Nova Iriansyah; 7 Bulan Setengah Pembangunan Jembatan Dapat Dituntaskan


Jakarta, (MI)- Gencarnya pembangunan infrastruktur menjadi target pemerintah sekarang ini , pemerataan pembangunan di daerah-daerah diharapkan akan berdampak perubahan dalam tarap sosial ekonomi masyarakat, di antaranya provinsi Aceh yang salah satunya sedang melaksankan pembangunan jembatan penghubung Desa Kilangan, Kecamatan Singkil dengan Desa Kuala Baru Sungai, Kecamatan Kuala Baru, (7/03).

Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengunjungi proses pembangunan jembatan penghubung Desa Kilangan, Kecamatan Singkil dengan Desa Kuala Baru Sungai, Kecamatan Kuala Baru,  di Aceh Singkil, Selasa (5/3).

Kecamatan Kuala baru merupakan bagian dari wiayah Aceh Singkil yang terhubung langsung dengan Trumon, Aceh Selatan melalui jalur darat. Artinya, dengan dibangunnya jembatan penghubung itu wilayah Singkil dapat terakses langsung dengan Aceh Selatan.

Nova mengatakan, ditargetkan dalam tahun 2019, selama 7 bulan setengah ke depan pembangunan jembatan tersebut dapat dituntaskan. Sehingga masyarakat setempat dapat memanfaatkan sarana konektivitas tersebut.

"Tujuannya (pembangunan jembatan) agar ekonomi masyarakat dapat menggeliat dan ini butuh doa sama-sama," tuturnya.

Ia berharap kepada rekanan yang nantinya memenangkan tender pembangunan jembatan tersebut (tahun 2019)dapat profesional agar space jembatannya berkualitas. Menurut dia, jembatan itu sangatlah vital, sebab fungsinya sebagai saranan penghubung Aceh singkil dan Aceh Selatan.

Selain pembangunan jembatan, Nova bertekad untuk segera merampungkan akses jalan darat dari Kuala Baru menuju Aceh Selatan. Tekad merampungkan jalan itu ditargetkan pada tahun 2021.

Seperti diketahui, pembangunan Jembatan Kilangan- Kuala Baru itu telah dilaksanakan sejak tahun 2014 dengan alokasi anggaran 8,98 miliar, di tahun selanjutnya dianggarkan 3,63 miliar. Pembangunan jembatan itu sempat putus kontrak pada tahun 2016, lalu dilanjutkan pembangunan pada tahun 2017 dengan alokasi anggaran 9,09 miliar. Kemudian tahun 2018 11,92 miliar dan pada tahun ini dianggarkan 48,00 miliar. [red/humas]