Baca konten viral kami di BABE

DESKRIPSI GAMBAR    
Pertamina Dan Hiswana Migas Bentuk Satgas RAFI 2019 Untuk Memonitor Ketersediaan LPG

Pertamina Dan Hiswana Migas Bentuk Satgas RAFI 2019 Untuk Memonitor Ketersediaan LPG


Lumajang, (MI)- Dengan adanya pengaduan masyarakat kepada media investigasi terkait kesediaan Elpiji 3 kg karena masyarakat khawatir terjadi seperti pada hari raya idul fitri tahun yang lalu dimana pada tahun yang masyarakat resah akibat kelangkaan tabungan gas elpiji 3 kg harganya mencapai Rp 30000 (tiga puluh ribu rupiah) bukan hanya resah karena hanya harganya yang mahal akan tetapi mencari di toko toko pengecer tidak ada maka pada tanggal, 29/05/2019), wartawan media (investigasi mendatangi salah satu SPBE yang ada di lumajang yaitu di PT. Sinar agung putra abadi di situ di temui oleh Handoko namun beliau kepada wartawan Media Investigasi supaya langsung konfirmasi ke Sales Executive LPG Rayon VII Pertamina.

Agung Kaharesa Wijaya  dalam keterangannya yang di sampaikan melalui telepon seluler nya menjelaskan bahwa  Dalam rangka mengantisipasi ketersediaaan konsumsi LPG 3 kg selama puasa dan lebaran di Kabupaten Lumajang, Pertamina dan Hiswana Migas membentuk Satgas RAFI 2019 untuk memonitor ketersediaan LPG di masyarakat sejak H-30 sd H+15.

Pertamina juga mengantisipasi dengan penambahan pasokan sekitar 63 rb tabung (8%) yg semula normal sekitar 810 rb tabung.

Masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan LPG khususnya menjelang lebaran ini, beli LPG secukupnya tidak perlu berlebihan (panic buying) serta dihimbau untuk membeli di Pangkalan resmi Pertamina.

Adapun kami sampaikan juga bahwa Elpiji 3 kg bersubsidi diperuntukkan untuk masyarakat yang kurang mampu, usaha mikro, dan nelayan penerima paket konversi. Selain itu, masyarakat yang sudah dalam kategori mampu dihimbau untuk dapat menggunakan LPG non subsidi Pertamina seperti Bright Gas yang juga tersedia di Agen, Outlet, dan Modern Minimarket atau dapat dipesan melalui Pertamina Call Center 135 tandasnya. (Had)